Dubes Uni Eropa Tinjau Program ELEVATE di Desa Paconne Luwu
LUWU, INDEKSMEDIA.ID – Kabupaten Luwu kembali mendapat perhatian dalam kerja sama pembangunan internasional.
Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H.E. Denis Chaibi, mengunjungi Desa Paconne, Kecamatan Belopa Utara, Senin (20/7/2026), untuk meninjau implementasi Program ELEVATE (Economic Livelihood Capabilities and Violence Elimination for Women).
Kunjungan tersebut menjadi penanda komitmen bersama antara Uni Eropa, Save the Children Indonesia, dan Pemerintah Kabupaten Luwu dalam membangun desa yang tidak hanya lebih kuat secara ekonomi, tetapi juga lebih aman bagi perempuan dan anak.
Mewakili Bupati Luwu, Sekretaris Daerah Muhammad Rudi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Luwu sebagai salah satu daerah pelaksana Program ELEVATE.
Menurutnya, kolaborasi lintas negara seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat agenda pembangunan yang berorientasi pada perlindungan kelompok rentan dan pemberdayaan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Luwu terus berkomitmen mendukung berbagai program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya perempuan dan anak, melalui penguatan ekonomi keluarga serta perlindungan terhadap kelompok rentan,” ujar Muhammad Rudi.
Ia menilai, Program ELEVATE tidak sekadar menghadirkan pendampingan bagi masyarakat, tetapi juga menawarkan pendekatan pembangunan yang layak diadopsi dalam kebijakan daerah.
“Kami berharap program ini dapat direplikasi oleh pemerintah daerah karena memiliki dampak yang sangat baik, terutama dalam penanganan kekerasan serta peningkatan ekonomi masyarakat. Kolaborasi seperti ini menjadi contoh yang patut dikembangkan ke depan,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Denis Chaibi bersama rombongan berdialog langsung dengan masyarakat dan kelompok dampingan untuk mendengar pengalaman mereka selama mengikuti program.
Rombongan juga meninjau berbagai aktivitas pemberdayaan yang telah berjalan di Desa Paconne.
Melalui Program ELEVATE, masyarakat didorong membentuk gugus tugas berbasis komunitas untuk mencegah kekerasan berbasis gender.
Di sisi lain, perempuan memperoleh penguatan kapasitas melalui pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan, hingga pengembangan usaha produktif sebagai fondasi peningkatan kesejahteraan keluarga.
Pendekatan yang menggabungkan perlindungan sosial dengan pemberdayaan ekonomi tersebut diharapkan mampu menciptakan desa yang lebih inklusif, mandiri, dan berdaya tahan, sekaligus menjadi model pembangunan berbasis kolaborasi yang dapat diterapkan di wilayah lain di Kabupaten Luwu.
Turut mendampingi kunjungan itu Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Wakapolres Luwu, sejumlah kepala perangkat daerah, Ketua Bidang I TP-PKK Kabupaten Luwu Nilasari Dhevy Bijak, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu, Kepala Desa Paconne, serta masyarakat setempat. (*)




Tinggalkan Balasan