YBS Edukasi Warga Towuti Olah Ikan Invasif Jadi Pakan Bernilai Ekonomi

Wan

LUTIM, INDEKSMEDIA.ID – Yayasan Bumi Sawerigading (YBS) Tana Luwu menggelar pelatihan pengelolaan ikan invasif Danau Mahalona menjadi pakan ternak dan pakan ikan bagi kelompok nelayan serta kelompok perempuan di Desa Tole, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Senin (29/6/2026) hingga Selasa (30/6/2026), itu merupakan bagian dari upaya YBS dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Tole yang dipandu oleh staf Program YBS, Nur Anwar, kemudian dilanjutkan dengan pengantar dari Direktur YBS, Abdul Malik Saleh, serta materi dan praktik langsung yang dibawakan oleh narasumber sekaligus trainer, Nurhaji Majid.

Direktur Yayasan Bumi Sawerigading, Abdul Malik Saleh, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah ikan invasif menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

“Ikan invasif di Danau Mahalona selama ini lebih banyak dipandang sebagai persoalan. Padahal, jika dikelola dengan baik, ikan tersebut dapat diolah menjadi pakan ternak dan pakan ikan yang bernilai ekonomis,” ujar Abdul Malik.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat meningkatkan pendapatan sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” sambungnya.

Menurutnya, pelibatan kelompok nelayan dan perempuan di Desa Tole merupakan langkah strategis agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan dan bahkan dikembangkan menjadi usaha produktif berbasis masyarakat. Dengan begitu, potensi lokal bisa menjadi sumber penguatan ekonomi desa,” tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, YBS juga menyerahkan satu unit mesin dan peralatan pembuatan pakan ternak kepada kelompok nelayan Desa Tole melalui Kepala Desa Tole.

“Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses produksi pakan secara mandiri sehingga masyarakat mampu mengembangkan usaha berbasis pemanfaatan ikan invasif Danau Mahalona secara berkelanjutan,” ucap Abdul Malik.

Melalui kegiatan ini, YBS menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dalam mengembangkan inovasi yang tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap pengelolaan lingkungan di kawasan Danau Mahalona. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!