Polisi Kembali Tertibkan PETI di Bajo Barat, 4 Excavator dan 6 Orang Ikut Diamankan

Wan
1500 views |
Screenshot

LUWU, INDEKSMEDIA.ID – Aparat gabungan Polda Sulawesi Selatan dan Polres Luwu menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Suso, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Dalam operasi yang berlangsung Selasa dini hari (27/10/2026), aparat mengamankan empat unit excavator dan enam orang yang diduga terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Penindakan menyasar dua lokasi, yakni Desa Marinding dan Desa Tettekang. Operasi dimulai sekitar pukul 01.40 Wita dan dipimpin Kanit Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Lumriah.

Operasi tersebut melibatkan Unit 3 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Sulsel, dengan dukungan satu peleton personel Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel serta personel Satreskrim Polres Luwu.

Dari lokasi penertiban, petugas mengamankan empat alat berat yang terdiri atas dua unit excavator Sumitomo PC 130 dan dua unit Hitachi PC 200. Seluruh alat berat itu diduga berkaitan dengan aktivitas penambangan emas tanpa izin di kawasan tersebut.

Selain alat berat, enam orang turut diamankan untuk kepentingan pemeriksaan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua orang di antaranya merupakan operator excavator, sedangkan empat lainnya mengaku sebagai pengelola aktivitas PETI.

Komandan Batalyon D Pelopor, Kompol Laode Rusli, membenarkan keterlibatan personelnya dalam operasi tersebut. Ia mengatakan, satu peleton personel Brimob dikerahkan untuk mendukung penegakan hukum yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Menurut Laode, pengerahan personel tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan Brimob dalam mendukung berbagai kegiatan kepolisian, termasuk penertiban aktivitas yang diduga melanggar hukum.

“Sesuai arahan dan perintah dari Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Ridwan, personel Brimob di mana pun bertugas harus selalu siap siaga dalam memback up kegiatan kepolisian, baik itu penertiban seperti yang dilaksanakan saat ini, pengamanan, atau tugas-tugas kepolisian lainnya,” ujar Laode Rusli.

Sementara itu, Kapolres Luwu, AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, mengatakan pihaknya masih mendalami barang bukti yang diamankan dalam operasi tersebut.

“Semua masih kami dalami,” ujarnya singkat.

Pendalaman lebih lanjut diperlukan untuk memastikan keterlibatan masing-masing orang yang diamankan serta kaitan alat berat tersebut dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin di kawasan DAS Suso.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!