Pemkab Lutim Evaluasi Program Healthier Smiles, Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Anak di Sekolah

1300 views |

LUWU TIMUR – Edukasi kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini membutuhkan keterlibatan sekolah, pemerintah daerah, serta lembaga pendamping agar kebiasaan hidup sehat dapat tumbuh di kalangan anak-anak. Untuk memastikan upaya tersebut berjalan efektif, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama sejumlah mitra mengevaluasi pelaksanaan program Healthier Smiles.

Evaluasi dilakukan melalui Rapat Hasil Monitoring Bersama Working Group Program Healthier Smiles yang melibatkan Pemkab Luwu Timur, Save the Children Indonesia, dan Yayasan Celosia Marennu Indonesia. Program ini mendapat dukungan dari Mars Snacking Foundation.

Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (27/10/2026) tersebut menjadi ruang untuk membahas capaian program, mengidentifikasi kendala selama pelaksanaan, serta menyusun rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas edukasi kesehatan gigi dan mulut anak, khususnya di lingkungan sekolah dasar.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Timur, Amran Akmal, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung keberlanjutan program tersebut. Menurutnya, hasil pemantauan dari berbagai pihak dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan kegiatan ke depan.

“Seluruh pemaparan dan penyampaian dari para observer nantinya akan menjadi catatan penting bagi kami. Pemerintah Daerah akan terus mendukung program Save the Children sehingga kolaborasi dan sinergi tetap berjalan demi mewujudkan anak-anak Luwu Timur yang sehat dan sejahtera,” ungkap Amran saat membuka kegiatan.

Dia menilai, kerja sama dengan organisasi masyarakat sipil dan lembaga terkait membantu pemerintah memperluas jangkauan edukasi serta pemenuhan layanan dasar bagi anak. Lingkungan sekolah menjadi salah satu tempat penting untuk menanamkan pemahaman mengenai kesehatan sejak dini.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Agus Zaman. Dia mengapresiasi rangkaian pelaksanaan program, mulai dari persiapan, monitoring dan evaluasi, hingga pembahasan hasil akhir.

“Kami sangat menyambut baik evaluasi terbuka seperti ini karena memberikan gambaran nyata mengenai kondisi edukasi kesehatan anak di sekolah-sekolah,” tuturnya.

Agus menjelaskan, kehadiran Save the Children di Luwu Timur memberikan manfaat melalui penyampaian pengetahuan dasar dan pelatihan terkait kesehatan gigi dan mulut. Bekal tersebut dinilai penting untuk membantu anak memahami cara menjaga kesehatan diri sejak usia sekolah.

“Kita harus bersyukur dengan hadirnya Save the Children di Kabupaten Luwu Timur. Kehadiran mereka sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan dasar serta pelatihan terkait kesehatan gigi dan mulut, di mana pemahaman awal ini menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak,” jelas Agus.

Setelah sesi pembukaan, rapat dilanjutkan dengan presentasi dari masing-masing tim observer. Mereka menyampaikan temuan berdasarkan observasi lapangan yang dilaksanakan pada 20 dan 26 Oktober 2026, sebagai bahan untuk menilai pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperbaiki.

Hasil pemantauan tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan oleh para pemangku kepentingan. Dengan evaluasi bersama, pelaksanaan program Healthier Smiles diharapkan semakin terarah dan berkelanjutan, sehingga edukasi kesehatan gigi dan mulut dapat menjangkau lebih banyak siswa sekolah dasar di Kabupaten Luwu Timur. (Fir/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!