Bangun Pondok hingga Seminar, KKN UIN Palopo Gaungkan Peduli Lingkungan di Desa Marampa
LUWU UTARA, INDEKSMEDIA.ID – Mahasiswa KKN UIN Palopo Angkatan 48 Kelompok 33 Desa Marampa, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, menggelar sejumlah kegiatan yang berfokus pada kebutuhan masyarakat.
Program tersebut meliputi pembuatan meja mengaji dan rak Al-Qur’an, pembangunan pondok diskusi, serta Seminar Lingkungan.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan pemuda dan masyarakat Desa Marampa serta mendapat dukungan Pemerintah Desa Marampa.
Pembuatan meja mengaji dan rak Al-Qur’an berlangsung pada 19 September 2026 di dua TPA Desa Marampa, yakni TPA Masjid Al Qarni Dusun Ponglegen, dan TPA Masjid At Taubah Dusun Lowarang sedangkan pembangunan pondok dilaksanakan pada 23-25 September 2026 di Dusun Ponglegen.
Sementara Seminar Lingkungan digelar pada Sabtu, 3 Oktober 2026 di Rumah Kerukunan Dusun Ponglegen. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Membangun Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Kelestarian Alam, Lingkungan Hidup” dan diikuti oleh masyarakat Desa Marampa.
Koordinator Desa KKN Kelompok 33, Hafid Jaya Burhan, mengatakan seluruh kegiatan dirancang agar memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara langsung.
“Kami berusaha menghadirkan program yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Jadi, kegiatan yang kami lakukan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program KKN, tetapi juga memberikan manfaat yang bisa terus dirasakan setelah kami selesai,” kata Hafid kepada Indeksmedia, Sabtu (3/10/2026).
Pembuatan meja mengaji dan rak Al-Qur’an dilakukan mahasiswa bersama pemuda Desa Marampa. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membuat kegiatan belajar mengaji anak-anak TPA menjadi lebih nyaman dan tertata.
“Meja mengaji dan rak Al-Qur’an ini kami harapkan dapat mendukung kegiatan belajar mengaji anak-anak TPA. Kami juga berharap Al-Qur’an yang digunakan dapat tersimpan dengan baik dan tertata,” ujarnya.
Adapun pembangunan pondok diskusi dan ruang teduh di Dusun Ponglegen melibatkan mahasiswa, pemuda, dan masyarakat setempat. Pondok tersebut disiapkan sebagai ruang bersama yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat.
“Pembangunan pondok ini diharapkan menjadi ruang bersama bagi masyarakat Dusun Ponglegen. Bisa digunakan untuk berdiskusi, bertukar pikiran, berkumpul, beristirahat, ataupun melakukan kegiatan masyarakat lainnya,” jelas Hafid.
Selain pembangunan fasilitas, mahasiswa juga menggelar Seminar Lingkungan sebagai ruang edukasi bagi masyarakat. Kegiatan tersebut membahas pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup di sekitar Desa Marampa.
Hafid berharap seminar tersebut dapat mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan dan menerapkan kebiasaan menjaga kelestarian alam dalam kehidupan sehari-hari.
“Seminar ini menjadi ruang bagi kami untuk bersama-sama membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kami berharap apa yang didiskusikan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi kepedulian bersama,” katanya.
Menurut Hafid, masyarakat memberikan respons positif terhadap rangkaian kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa. Hal itu terlihat dari keterlibatan masyarakat dan pemuda dalam proses pembangunan maupun keikutsertaan dalam kegiatan edukasi.
“Kegiatan ini memberikan kesan yang sangat baik bagi kami karena mahasiswa bisa bekerja bersama masyarakat secara langsung. Bukan hanya menghasilkan fasilitas yang bisa digunakan bersama, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa, pemuda, dan masyarakat Desa Marampa,” imbuhnya.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk belajar bekerja sama sekaligus memahami kebutuhan masyarakat di lokasi KKN.
Setelah mahasiswa menyelesaikan program KKN, meja mengaji dan rak Al-Qur’an diharapkan tetap digunakan serta dirawat oleh pengelola TPA. Pondok di Dusun Ponglegen juga diharapkan menjadi ruang yang terus dimanfaatkan masyarakat.
“Harapan kami, semua fasilitas yang sudah dibuat bisa dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. Semoga meja mengaji dan rak Al-Qur’an terus digunakan, pondok ini bermanfaat bagi masyarakat, dan kesadaran untuk menjaga lingkungan juga terus tumbuh,” pungkas Hafid.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan KKN UIN Palopo Angkatan 48 Posko 33 Desa Marampa yang mengedepankan kolaborasi mahasiswa, pemuda, masyarakat, dan Pemerintah Desa Marampa. (*)




Tinggalkan Balasan