Bupati Lutra Minta SPBU Bone Bone Evaluasi Layanan Usai Pelajar Keluhkan Aturan Ganjil Genap
LUWU UTARA, INDEKSMEDIA.ID – Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, merespons keluhan sejumlah pelajar terkait pelayanan SPBU Bone Bone, Kecamatan Bone Bone. Keluhan tersebut disampaikan melalui media sosial setelah para pelajar mengaku kesulitan mendapatkan pelayanan pengisian bahan bakar akibat penerapan sistem ganjil genap.
Keluhan itu mencuat setelah beredar unggahan yang memperlihatkan pengalaman sejumlah pelajar berseragam Pramuka saat hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Bone Bone.
Dalam unggahan tersebut, seorang warga bernama Yaya Anita Wati menceritakan bahwa beberapa pelajar sempat meminta izin untuk mengisi BBM. Namun, mereka disebut harus melewati sejumlah ketentuan pelayanan yang berlaku di SPBU tersebut.
Selain itu, beredar pula pesan dari seorang pelajar yang secara langsung menyampaikan keluhannya kepada pihak terkait.
“Assalamualaikum Pak, saya mau melaporkan. Tolong kasih peringatan ke Pertamina Bone Bone karena sistem ganjil genap tidak berlaku,” demikian isi pesan yang dibagikan dalam unggahan tersebut.
Menanggapi keluhan itu, Andi Abdullah Rahim meminta pengelola SPBU melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan, terutama dalam memberikan akses kepada pelajar yang sedang menjalankan aktivitas pendidikan.
“Menanggapi surat cinta dari para pelajar yang masuk, saya minta pengelola untuk mengevaluasi sistem pelayanannya,” tulis Andi Abdullah Rahim melalui akun Instagram pribadinya, @andirahim_masamba, seperti yang dilihat pada Jumat (30/10/2026).
Dia juga meminta agar pelajar mendapatkan prioritas pelayanan, terlebih ketika mereka menggunakan seragam sekolah.
“Prioritaskan para pelajar kita, terlebih jika mereka menggunakan seragam sekolah demi kelancaran aktivitas pendidikan mereka,” lanjutnya.
Andi berharap pihak terkait segera melakukan pembenahan agar persoalan pelayanan tersebut tidak mengganggu aktivitas belajar para pelajar.
“Saya berharap pihak terkait segera berbenah, jangan sampai hak belajar mereka jadi terganggu,” tandasnya.




Tinggalkan Balasan