Pelayanan RS St Madyang Disorot, Diduga Tolak Permintaan ICU Hingga Pasien Meninggal Dunia
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Innalillahi Wainnailaihi Raji’un. Fadly, Adik kandung dari Direktur Utama (Dirut) PT Indeksmedia Nusantara, dikabarkan meninggal dunia, di Rumah Sakit (RS) St Madyang Kota Palopo, Sabtu (31/10/2026), sekira pukul 01.00 Wita, dini hari tadi.
Duka mendalam pun kini menyelimuti keluarga Almarhum di Kelurahan Salekoe, Kota Palopo.
Ajal memang Tuhan yang atur, namun meninggalnya seseorang pasti melalui perantara sebab akibat.
Diduga imbas dari lambannya penanganan yang dilakukan tim medis RS St Madyang, hingga menyebabkan nyawa almarhum Fadly tak lagi tertolong.
Keluarga almarhum pun menyoroti serta mengeluhkan terkait penanganan medis di RS Madyang Palopo.
Yang paling disoroti keluarga adalah penolakan berulang atas permintaan perawatan di ruang ICU, meskipun mereka mengklaim masih tersedia kamar yang kosong.
Hal itu disampaikan langsung ibu Almarhum Fadly, Sri Handayani.
Sry Handayani mengungkapkan, almarhum Fadly, sebelumnya menjalani pengobatan kemo pasca menjalani amputasi kaki, sehingga membutuhkan pengawasan medis.
“Sejak sore kemarin, saya minta pindah ke ICU, tapi risiko menuju ruang ICU. Saya minta lagi jam 10 malam karena anak saya sudah sesak, namun pihak rumah sakit menyuruh pasien tidur saja. Saya kembali mengajukan permohonan dan pihak rumah sakit menyatakan ICU sudah penuh. Baru setelah kondisi pasien sekarat baru dilakukan penanganan, padahal ada dua kamar ICU yang kosong,” kata Sri Handayani.
Kakak almarhum, Ririn juga menambahkan keluhan lain terkait pemeriksaan penunjang yang menurutnya tidak dilaksanakan dengan tepat.
“Barusan juga itu adek ku sudah kemo, tidak butuh darah, tidak diperiksa pula HB sama trombosit,” ucapnya.
Keluarga meyakini penanganan medis berjalan terlambat ketika Fadly sudah masuk tahap kritis.
Mereka berpendapat seharusnya almarhum segera mendapatkan penanganan khusus di ruang ICU yang sesuai dengan kondisi kesehatan yang rentan.
Terkait dengan itu, hingga berita ini dirilis, manajemen RS St Madyang Palopo, belum memberikan tanggapan seputar keluhan yang disampaikan keluarga almarhum Fadly.
Selamat tinggal Fadly, semoga amal ibadahmu diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.




Tinggalkan Balasan