Puspawati Husler Dampingi Skrining Pencegahan Kusta di Malili, Sasar Perlindungan Anak Sejak Dini

800 views |

LUWU TIMUR – Upaya mencegah penularan kusta sejak dini terus diperkuat di Kabupaten Luwu Timur. Salah satunya melalui skrining kesehatan dan pemberian obat pencegahan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria, termasuk anak usia sekolah yang perlu mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, mendampingi pelaksanaan kegiatan Andalan Sehati (Aksi Nyata Deteksi Dini, Lakukan Skrining Demi Hidup Sehat Kita) di SMAN 1 Luwu Timur, Malili, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Program ini mencanangkan pemberian obat pencegahan kusta dengan target 10.000 sasaran di wilayah Sulawesi Selatan.

Pelaksanaannya melibatkan pemerintah kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan yang terhubung melalui Zoom Meeting. Gerakan ini diarahkan untuk memperluas jangkauan pencegahan penyakit sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa skrining dan pemberian obat pencegahan merupakan langkah untuk menekan risiko penularan penyakit sejak awal.

“Pengecekan dan pemberian obat pencegahan kusta ini merupakan langkah nyata untuk mencegah penularan penyakit sejak dini. Ke depan, kita juga akan menggencarkan skrining HIV secara besar-besaran di Sulsel. Ini adalah gerakan bersama untuk meningkatkan kesadaran dan menjaga kesehatan masyarakat,” ujar Andi Sudirman.

Di Kabupaten Luwu Timur, Puspawati menjelaskan bahwa skrining dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan serta menentukan orang yang memenuhi kriteria untuk menerima obat pencegahan sesuai arahan petugas kesehatan.

Dia pun meminta para siswa mengikuti rangkaian pemeriksaan dengan baik agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai prosedur.

“Saya berharap anak-anakku semua dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sesuai arahan petugas kesehatan,” pesannya.

Puspawati berharap langkah pencegahan tersebut dapat membantu mengurangi risiko penularan kusta di lingkungan masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak dan pelajar. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan sejak usia dini menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Anak-anak yang sehat diharapkan dapat mengikuti kegiatan belajar, beraktivitas, dan mengembangkan potensi diri tanpa terganggu persoalan kesehatan yang sebenarnya dapat dicegah melalui langkah-langkah yang tepat.

Usai mendampingi kegiatan di SMAN 1 Malili, Puspawati bersama rombongan Dinas Kesehatan melanjutkan agenda ke Puskesmas Malili untuk kegiatan Sulsel Bersinar Gencarkan, yakni gerakan Sulawesi Selatan Bersih Narkoba.

Kegiatan lanjutan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat gerakan pencegahan di daerah.

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr. Helmy beserta jajaran, Kepala SMAN 1 Malili, Muhammad Anwar, serta para siswa dan siswi SMAN 1 Malili. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!