Media Workshop BPJS Kesehatan, Kupas Tuntas Layanan Jantung dalam Program JKN
JAKARTA INDEKSMEDIA.ID – Layanan kesehatan jantung dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi perhatian dalam Media Workshop BPJS Kesehatan Tahun 2026 yang digelar di Rumah Sakit Tingkat II Dustira.Kegiatan yang turut dihadiri insan media, termasuk Indeksmedia via online, mengangkat tema “Kupas Tuntas Layanan Jantung dalam Program JKN, dari Akses Pelayanan Berkualitas hingga Layanan Jantung Canggih bagi Peserta”.
Media workshop ini menjadi ruang dialog dan sinergi antara BPJS Kesehatan, rumah sakit, pemerintah, serta insan media untuk memperdalam pemahaman mengenai akses dan kualitas pelayanan kesehatan jantung bagi peserta JKN.
Kepala Rumah Sakit Tingkat II Dustira, Letkol Ckm dr. Muchlas Fahmi, menyambut hangat seluruh peserta yang hadir.
“Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat-Nya kita dapat berkumpul di RS Dustira dalam kegiatan ini. Atas nama keluarga besar rumah sakit, kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada BPJS Kesehatan, insan media, narasumber, serta seluruh peserta yang telah hadir,” ujarnya. Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai Program JKN kepada masyarakat secara benar, objektif, dan edukatif.
RS Dustira, kata dia, juga terus berkomitmen meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, khususnya dalam pelayanan jantung. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan fasilitas serta kelengkapan peralatan penunjang, termasuk i-Push dan PVR untuk mendukung tindakan kateterisasi jantung.
Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, RS Dustira tercatat telah memberikan pelayanan kepada 975 pasien cathlab peserta BPJS Kesehatan. Seluruh pembiayaan pelayanan tersebut ditanggung melalui Program JKN.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap media dapat melihat langsung proses pelayanan JKN di RS Dustira, sekaligus memperkuat sinergi antar pihak. Peningkatan mutu adalah proses berkelanjutan, sehingga kami akan terus melakukan perbaikan dan inovasi agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, aman, bermutu, dan berorientasi pada pasien,” tambahnya.
Kodam III Siliwangi Dukung Peningkatan Layanan
Mewakili Komando Daerah Militer III Siliwangi, Pamen Ahli Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Kolonel Arhanud Tri Adrianto Santoso, turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Media Workshop BPJS Kesehatan tersebut.
Ia menilai forum tersebut penting untuk membangun pemahaman bersama mengenai Program JKN, khususnya berkaitan dengan akses dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan jantung.
“Pelayanan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan teknologi, melainkan juga kemudahan akses, kecepatan pelayanan, kompetensi tenaga kesehatan, serta kesinambungan pengobatan,” katanya.
Kodam III Siliwangi, lanjutnya, berkomitmen mendukung program pemerintah, termasuk peningkatan layanan kesehatan bagi prajurit, keluarga besar TNI, maupun masyarakat umum melalui RS Dustira.
Ia juga mengapresiasi peran media sebagai jembatan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.
Selain pelayanan, ia mendorong penguatan upaya pencegahan penyakit jantung melalui edukasi pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara dini.
“Dengan kolaborasi yang kuat, pelayanan kesehatan akan semakin mudah, cepat, dan berkualitas, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

BPJS Kesehatan Soroti Tantangan Penyakit Jantung
Kegiatan tersebut dimoderatori Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Wahyu Santoso, yang wilayah kerjanya meliputi Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.
Dalam pembukaannya, Wahyu menyampaikan bahwa media workshop menjadi ruang penting untuk memperdalam informasi mengenai layanan kesehatan jantung dan kardiovaskular dalam Program JKN.
Menurutnya, penyakit jantung masih menjadi salah satu tantangan besar dalam penyelenggaraan JKN, baik dari sisi jumlah kasus maupun pembiayaan.
“Kita akan melihat bagaimana JKN menghadirkan akses pelayanan sekaligus memperkuat upaya pencegahan sejak dini,” ujarnya.
Selanjutnya, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn.) dr. Prihatin Puja Waskito, Sp.JP-K, VIH, MMRS, FIMA, menyampaikan paparan utama mengenai penyelenggaraan Program JKN dan layanan kesehatan jantung.
Ia menilai kehadiran 25 awak media dalam kegiatan tersebut memiliki potensi besar untuk memperluas penyebaran informasi mengenai manfaat dan pelayanan JKN kepada masyarakat, termasuk memperkenalkan layanan yang tersedia di RS Dustira.
Prihatin menyebut Program JKN saat ini telah memberikan perlindungan kepada hampir 285 juta jiwa atau sekitar 98,6 persen penduduk Indonesia. Sementara tingkat keaktifan peserta berada di kisaran 80,6 hingga 81 persen.
Dari sisi jaringan pelayanan, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan sekitar 23.000 fasilitas kesehatan dan 3.200 rumah sakit. Dari jumlah tersebut, lebih dari 2.100 rumah sakit merupakan fasilitas milik swasta.
Skala pelayanan tersebut menghasilkan hampir dua juta transaksi pelayanan kesehatan setiap hari, dengan nilai sekitar Rp500 miliar per hari.
“Tantangan yang dihadapi bukan hanya oleh BPJS, melainkan seluruh asuransi di dunia, yakni memastikan setiap pelayanan memberikan dampak kesehatan yang terukur. Oleh karena itu, kami selalu mengutamakan tiga hal: membuka akses seluas-luasnya, menjaga mutu pelayanan, serta memberikan perlindungan finansial bagi peserta,” jelasnya.
Media Workshop BPJS Kesehatan Tahun 2026 tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, pemerintah, dan media dalam menyampaikan informasi mengenai layanan JKN secara akurat sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap pencegahan penyakit jantung.
Penulis : Andri Sudirman




Tinggalkan Balasan