Jaringan Besar Narkoba Diduga Dikendalikan dari Lapas Bolangi

MAKALE,INDEKSMEDIA.ID — Kepala BNNK Tana Toraja (Tator) Ustim Pangaraian mengatakan, dari hasil pengembangan 10 terduga narkoba yang diamankan dam operasi kilat beberapa hari lalu, terungkap jika jaringan besar ini diduga dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bollangi, Gowa.

Mantan Kepala BNN Kota Palopo itu, juga menyebut jika para pelaku menggunakan 14 titik lokasi penyimpanan rahasia untuk mendistribusikan narkotika tersebut kepada pengguna akhir tanpa harus bertemu langsung.

“Modusnya kini bergeser dari sistem konvensional. Tidak ada lagi pertemuan fisik atau cash on delivery (COD). Semua komunikasi dilakukan lewat Instagram, lalu barang diletakkan di titik tertentu. Dalam sehari, satu titik tempel bisa melayani hingga 300 transaksi,” ujar Ustim di Makale, Jumat (27/03/2026).

Salah satu dari sepuluh orang yang ditangkap adalah seorang perempuan berinisial C, yang diketahui bekerja sebagai pegawai di Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja. Saat ini, tujuh pelaku telah dibawa ke BNN Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, sementara tiga lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif di Makale.

Pengungkapan modus baru ini terjadi di tengah tren peningkatan kasus narkotika yang mengkhawatirkan di Sulawesi Selatan. Berdasarkan data kepolisian, jumlah kasus narkoba di wilayah ini menunjukkan grafik meningkat signifikan dalam tiga tahun terakhir.

“Ini diperlukan kerjasama seluruh stakeholder dalam memerangi dan memberantas peredaran barang haram khususnya di Sulsel,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!