Gempa M 4,3 Guncang Luwu Timur, Warga: Isi Rumah Bergoyang

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Rabu (29/4/2026) pukul 18.08 Wita. Plt.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah IV, Nasrol Adil menjelaskan, berdasarkan hasil analisis menunjukkan gempa memiliki parameter magnitudo 4,3 dengan kedalaman 6 kilometer.

“Episenter gempa terletak pada koordinat 2,54 Lintang Selatan dan 121,06 Bujur Timur, atau sekitar 10 kilometer barat laut Luwu Timur,” kata Nasrol saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Rabu.

Nasrol menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Sorowako.

“Jenis gempa dangkal umumnya menimbulkan getaran yang lebih terasa di permukaan, meski kekuatannya relatif kecil,” ucapnya.

Terasa di Malili dan Sorowako

Nasrol mengatakan, guncangan gempa dilaporkan dirasakan masyarakat di wilayah Malili dan Sorowako. Berdasarkan laporan yang dihimpun serta peta guncangan (shakemap), intensitas gempa mencapai skala III MMI.

“Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seperti ada truk yang melintas,” ujarnya. Meski demikian, hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 18.30 WITA, pemantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).

“Diharap kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi, pastikan kondisi bangunan tempat tinggal tetap aman pascagempa,” katanya.

Selain itu, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan kerusakan atau dampak lain yang diakibatkan oleh gempa.

“Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut,” imbuhnya.

Rahim, warga Desa Puncak Indah, Malili, Luwu Timur mengatakan gempa terjadi usai shalat maghrib dan terasa getarannya. “Gempa kali ini getarannya lebih kencang dari biasanya, isi rumah bergoyang, warga juga banyak panik dan berlarian ke luar rumah,” jelas Rahim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!