Tingkatkan Kualitas Pendidikan Bahasa, Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Gelar Program Akademia Arabiya 2026
LUWU TIMUR – Dalam rangka meningkatkan kualitas Pendidikan Bahasa Arab, Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah menggelar program Akademia Arabiya 2026, sebuah daurah intensif bahasa Arab yang digelar selama 20 hari, mulai 11 hingga 22 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren di Jalan Poros Masamba–Wotu, Lauwo, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur ini menghadirkan pemateri utama Ustadz Ahmad Jaaze. Program tersebut diikuti secara khusus oleh para pembina asrama sebagai bagian dari persiapan menyambut tahun ajaran baru.
Melalui kegiatan ini, pesantren berupaya membangun kultur bahasa Arab yang aktif dan aplikatif di lingkungan asrama maupun dalam aktivitas sehari-hari santri. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori kebahasaan, tetapi juga pelatihan praktik percakapan dan metode pembinaan bahasa secara langsung.

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah, Ustadz Nurchalis Aziz R, mengatakan bahwa program daurah ini menjadi salah satu strategi pesantren dalam menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi harian di lingkungan pesantren.
“Kegiatan daurah bahasa Arab ini adalah salah satu metode dan upaya kami menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa sehari-hari di dalam lingkungan pesantren. Oleh karena itu, daurah hari ini kami adakan khusus untuk para pembina asrama agar kualitas pembinaan bahasa di tahun ajaran baru nantinya dapat semakin meningkat,” ujarnya.
Selain fokus pada penguatan bahasa Arab, pihak pesantren juga mulai menyiapkan pengembangan pelatihan bahasa asing lainnya, seperti bahasa Inggris dan Mandarin, bagi para santri.
“Harapan kami ke depan, bukan hanya bahasa Arab yang menjadi perhatian utama, tetapi juga bahasa Inggris dan Mandarin. Nantinya akan diagendakan pelatihan-pelatihan khusus bagi seluruh santri dengan memanfaatkan laboratorium bahasa yang sedang kami siapkan,” tambahnya.
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusiasme. Para peserta tampak aktif mengikuti sesi pembelajaran, diskusi, hingga praktik penggunaan bahasa Arab secara langsung. Program ini juga menjadi momentum peningkatan kompetensi para pembina asrama dalam mendampingi santri, khususnya dalam pembinaan bahasa.
Melalui Akademia Arabiya 2026, Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah berharap mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih unggul, komunikatif, dan berorientasi pada penguasaan bahasa asing sebagai ciri pesantren modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman. (*) (Adrian)




Tinggalkan Balasan