Dirut Perumdatm Diminta Mundur, Sepekan Air tak Mengalir di Marobo Palopo

LOGO Perumdatm Kota Palopo beralamat di Jalan Pongsimpin, Kota Palopo.

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Tercatat sudah sepekan air bersih Perumda Tirta Mangkaluku (Perumdatm), Wilayah Telluwanua Kota Palopo, tak mengalir.

Krisis air bersih pun langsung berdampak di Lingkungan Marobo, RT 02/RW 03 Marobo, Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua Kota Palopo.

Tidak ada pengumuman atau pemberitahuan yang dikeluarkan Perumdatm. Air tiba-tiba mati total tepatnya pada Kamis (01/10/2026).

Beberapa kali, masalah tersebut disampaikan ke manajemen Perumdatm wilayah Telluwanua Kota Palopo. Namun, aduan warga tersebut sama sekali tidak diindahkan.

Hal tersebut mengundang reaksi panas dari warga setempat, hingga Direktur Utama (Dirut) Perumdatm Kota Palopo, Steven Hamdani yang baru dilantik beberapa bulan lalu diminta mundur dari jabatannya.

“Jangankan untuk mandi, dipakai minum pun sudah tidak ada. Bayangkan, kemarin ada warga kami yang datang ke rumah minta air hanga untuk diminum. Ini sudah sangat keterlaluan. Ironisnya lagi, ketika masalah ini dikonfirmasi ke bagian pelayanan, sama sekali tidak ada jawaban. Jadi, pesan kami kepada Dirut Perumdatm Palopo, kalau sudah tak mampu urus masalah air, baiknya mundur,” kata Ketua RW 03 Marobo, Iting Sabtu (10/09/2026).

Pria berambut gondrong itu, mengaku sangking krisis air bersih di wilayahnya, dia pun bersama warga rela begadang tembus pagi hanya untuk menjaga air.

“Tapi sayang, hingga matahari terbit dari timur, tak ada setetes pun yang jatuh dari kran kilometer. Ini sudah tiga malam kami begadang, tapi tidak ada tanda-tanda kalau air akan mengalir,” terangnya.

Jika, kondisi seperti ini masih berlangsung, sambung dia, maka dua atau tiga hari kedepan warga di Marobo akan mati kehausan.

“Pengusaha galon pun yang ada di wilayah kami semua sudah macet. Tidak ada air galon yang bisa dijual ke warga akibat dari mati ledeng yang sudah berlangsung selama kurang lebih tujuh hari,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi Indeksmedia telah melakukan upaya konfirmasi ke bagian pelayanan dengan nomor handphone pengaduan 085-145-320-000.

Sayang hingga detik ini belum ada respon balik dari pesan WhastApp yang dikirim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!