Cegah Bullying! KKN UIN Palopo Desa Matano Ajak Siswa Jaga Semangat Gotong Royong 

Wan

LUTIM, INDEKSMEDIA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo Posko Desa Matano menggelar edukasi Stop Bullying di SDN dan SMPN Satu Atap 249 Matano, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa tentang bahaya perundungan serta pentingnya membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk perundungan, mulai dari ejekan verbal, kekerasan fisik, hingga tindakan yang dapat melukai perasaan dan berdampak pada kondisi psikologis teman sebaya.

Koordinator Desa Matano KKN UIN Palopo Angkatan 48, Mawardi, mengatakan edukasi ini merupakan langkah preventif untuk membangun karakter siswa sekaligus mendorong terciptanya interaksi positif di lingkungan sekolah.

“Perundungan masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama. Melalui edukasi ini, kami ingin mengajak adik-adik siswa membangun hubungan yang positif, saling menghormati, dan mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang nyaman,” ujar Mawardi kepada Indeksmedia, Jumat (2/10/2026).

Menurutnya, pencegahan perundungan tidak dapat dilakukan oleh pihak sekolah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan guru, orang tua, dan masyarakat.

Nilai gotong royong yang menjadi bagian dari karakter bangsa perlu ditanamkan sejak dini sebagai landasan membangun kepedulian dan kebersamaan.

“Kami berharap edukasi seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan. Dibutuhkan kerja sama semua pihak agar anak-anak terbiasa saling membantu, menghargai perbedaan, dan tidak melakukan tindakan yang menyakiti orang lain,” jelasnya.

“Semangat gotong royong juga harus sering digaungkan kepada siswa dalam setiap pembelajaran, agar indentitas bangsa tersebut senantiasa terwujud dalam diri siswa,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN dan SMPN 249 Matano, Sutinah, juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN UIN Palopo yang telah menghadirkan edukasi pencegahan perundungan di lingkungan sekolah.

“Kami mengapresiasi kegiatan edukasi yang dilaksanakan mahasiswa KKN UIN Palopo. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah pemahaman siswa tentang pentingnya saling menghargai, menjaga perasaan teman, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif,” tutur Kepsek Sutinah.

Ia juga berharap edukasi seperti ini dapat terus dilakukan agar nilai-nilai positif yang disampaikan benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari para siswa.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UIN Palopo berharap siswa tidak hanya memahami dampak buruk perundungan, tetapi juga berani mencegahnya, mengingatkan teman yang melakukan tindakan tersebut, serta melaporkan kepada guru apabila menemukan kasus perundungan.

Edukasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan budaya sekolah yang menjunjung tinggi empati, persaudaraan, gotong royong, dan penghormatan terhadap sesama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!