Pengurus PSMTI Palopo Hadiri Munas VIII, Wilianto Tanta Kembali Pimpin PSMTI Secara Aklamasi
JAKARTA,INDEKSMEDIA.ID – Pengurus PSMTI Kota Palopo turut hadir dan menyaksikan jalannya Musyawarah Nasional (Munas) VIII PSMTI yang berlangsung di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta, pada 4-6 September 2026.
Salah satu momen penting dalam sidang tersebut adalah pembahasan dan penerimaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ketua Umum PSMTI Pusat periode 2022-2026, Wilianto Tanta, yang akhirnya disepakati bulat oleh para peserta.
Tak berapa lama setelah laporan diterima, dukungan mengalir deras agar beliau kembali memimpin, dan akhirnya Wilianto Tanta terpilih kembali secara aklamasi untuk periode berikutnya.
Sebelum keputusan itu diambil, setiap perwakilan provinsi diberi kesempatan menyampaikan pandangan serta menilai kinerja kepemimpinan Wilianto Tanta selama empat tahun terakhir.
Ketua PSMTI Sulawesi Selatan, Thiawudy Wikarso, menyampaikan apresiasi tinggi sekaligus harapan agar kepemimpinan yang dinilai telah membawa kemajuan ini dapat dilanjutkan.
“Apresiasi kepada Ketua Umum periode berjalan. Dengan penuh rasa syukur kami menerima LPJ tersebut, kami menilai kepemimpinan Bapak Wilianto Tanta membawa PSMTI semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat. Kiranya Tuhan memberkati Bapak dan seluruh jajaran untuk melanjutkan pengabdian untuk periode yang kedua,” ujar Thiawudy Wikarso, Sabtu (5/9).
Hal serupa juga disampaikan Ketua PSMTI Sulawesi Barat, Iming Wijaya. Ia yang telah mengikuti perjalanan organisasi dari masa ke masa menilai capaian kinerja Wilianto Tanta sangat luar biasa, dan menyambut gembira terpilihnya kembali beliau.
“Saya melihat hasil kerja dari Pak Wilianto Tanta selama memimpin PSMTI sangat-sangat luar biasa dan saya mewakili provinsi Sulbar menerima LPJ dari Pak Wilianto Tanta. Selamat untuk Pak Wilianto kembali menjadi ketua PSMTI 2026-2030,” ungkapnya.
Menyambut dukungan dan amanah baru tersebut, Wilianto Tanta menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan untuk melanjutkan kepemimpinan yang telah dijalankannya sejak tahun 2022.
Ia mengenang perjalanan organisasi sejak Munas VII di Makassar yang diwarnai berbagai dinamika, namun justru menjadikan PSMTI tumbuh menjadi organisasi yang lebih matang, inklusif, dan tangguh.
“Merupakan suatu kehormatan besar bagi saya pribadi, atas amanah dan kepercayaan yang telah diberikan untuk kembali memimpin PSMTI. Sungguh tidak terasa empat tahun telah berlalu,” ucap Wilianto Tanta.
Dalam kesempatan itu, Wilianto juga memohon maaf secara terbuka atas belum lengkapnya kehadiran daerah. Munas kali ini diikuti oleh 30 provinsi, sementara enam provinsi lainnya belum dapat hadir karena kepengurusannya masih dalam masa pemulihan atau belum aktif.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada provinsi yang belum sempat dikunjungi selama masa jabatannya, mengingat dari keseluruhan wilayah, baru 21 provinsi yang sempat disambangi.
“Hadir 30 ketua provinsi, namun memang ada beberapa provinsi yang belum sempat kita aktifkan. Mohon maaf apabila enam provinsi yang sudah tercatat sebelumnya ada, tapi enam provinsi ini kita masih butuh waktu untuk mencari figur. Karena mencari figur, ketua memimpin provinsi itu butuh waktu dan butuh mencari yang benar-benar bisa membawa nama baik PSMTI,” terangnya.
“Adapun provinsi yang saya belum sempat berkunjung, mohon maaf apabila belum sempat, namun kalau ada jodoh pasti tetap temukan. Melalui jaringan kepengurusan yang seluas ini, kita terus berjuang mewujudkan visi PSMTI. Yaitu bahwa suku Tionghoa warga negara Kesatuan Republik Indonesia bersama seluruh komponen bangsa memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk membangun NKRI menuju masyarakat adil dan makmur,” pungkasnya.(**)




Tinggalkan Balasan