UNANDA Kukuhkan 1.185 Mahasiswa Baru, Prioritaskan Kualitas Bukan Kuantitas

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID ,-Universitas Andi Djemma melaksanakan Rapat Senat Terbuka sekaligus Pengukuhan dan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Opu Daeng Risaju, Kecamatan Wara, Palopo, pada Senin (7/9/2026).

Kegiatan yang diikuti seluruh fakultas mengusung tema “Dari Luwu Raya untuk Dunia: Membentuk Generasi Unggul Berkarakter, dan Berjenjang Global”.

Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru, Ir. Sukriming Sapareng, dalam laporannya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil rekapitulasi pendaftaran ulang tanggal 5 September 2026, jumlah mahasiswa baru yang resmi diterima berjumlah 1.185 orang, yang terdiri dari jalur reguler 753 orang, jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) 267 orang, dan program Pascasarjana 165 orang.

“Selamat datang di Universitas Andi Djemma, selamat datang di keluarga besar kami. Mulai hari ini, status kalian berubah dari siswa menjadi mahasiswa bukan sekadar pergantian nama, melainkan menuntut kemandirian, kedewasaan, dan tanggung jawab atas setiap pilihan yang diambil,” ujarnya.

Ia juga menegaskan kegiatan PKKMB bebas dari perpeloncoan dan segala bentuk kekerasan.

“Jika adik-adik mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan, baik fisik maupun nonfisik, silakan laporkan langsung kepada panitia maupun pimpinan fakultas masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Andi Djemma, Anas Boceng, dalam sambutan pengukuhannya menyampaikan bahwa penerimaan tahun ini dilandasi pertimbangan matang, di mana universitas mulai membatasi jumlah mahasiswa dan beralih dari sekadar mengejar kuantitas ke peningkatan kualitas.

“Kami tidak lagi mengutamakan jumlah mahasiswa sebanyak-banyaknya, melainkan bagaimana seluruh pimpinan yayasan, rektorat, dekanat, serta para dosen dan tenaga kependidikan bisa memberikan pembinaan terbaik bagi kalian semua. Kalian adalah calon-calon pemimpin masa depan, bukan hanya tenaga kerja, sehingga kualitas pendidikan dan pendampingan menjadi prioritas utama,” ucapnya.

Rektor juga mengingatkan mahasiswa baru untuk menargetkan masa studi selesai dalam rentang tiga setengah hingga empat tahun dan tidak melebihi batas maksimal tujuh tahun, karena sistem akan mengeluarkan secara otomatis jika melewati batas tersebut.

“Manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Belajar dengan tekun, aktif berorganisasi untuk mengembangkan keterampilan, namun jangan sampai terlena sehingga kelulusan tertunda,” pesannya.(Andri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!