Lantik 16 PNS dan 108 Kepala Sekolah, Bupati Luwu: Jabatan adalah Amanah

Wan

LUWU, INDEKSMEDIA.ID – Bupati Luwu, H. Patahudding, menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab dan komitmen pengabdian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Patahudding saat memimpin rangkaian pelantikan dan pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Jumat (4/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 16 PNS Formasi Tahun 2024 dilantik dan diambil sumpah/janjinya.

Selain itu, 108 guru menerima Surat Keputusan Penugasan sebagai Kepala Sekolah pada UPT SMP dan SD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu.

Pemkab Luwu juga menyerahkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 364 ASN sebagai bentuk penghargaan atas masa pengabdian mereka.

Rinciannya, 27 ASN menerima penghargaan masa pengabdian 30 tahun, 66 ASN untuk 20 tahun, dan 271 ASN untuk 10 tahun.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Luwu turut mengukuhkan, Bahar Sukkara menjadi Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Luwu beserta tujuh anggota lainnya untuk Periode 2024–2029 yang berasal dari unsur tokoh pendidikan, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Patahudding mengingatkan ASN yang baru dilantik agar tidak memandang tugas sebagai sekadar pekerjaan, melainkan sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“ASN bukan sekadar menjalankan pekerjaan, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Patahudding.

Ia menegaskan, status sebagai ASN harus diikuti dengan komitmen untuk menjalankan kewajiban secara sungguh-sungguh.

“Kalau sudah tidak digaji lagi, itu namanya mengabdi. Tetapi selama masih menerima gaji, maka kita harus benar-benar menjalankan tanggung jawab dan amanah yang diberikan,” tegasnya.

Khusus kepada 108 guru yang mendapat penugasan sebagai kepala sekolah, Patahudding meminta agar jabatan tersebut dijalankan secara bertanggung jawab tanpa mengesampingkan peran sebagai pendidik.

Menurutnya, kualitas sebuah sekolah sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah. Karena itu, kepala sekolah tidak hanya dituntut mampu mengelola satuan pendidikan, tetapi juga menjadi teladan bagi guru dan peserta didik.

“Sekolah itu bagus tergantung dari pimpinannya. Karena itu, kepala sekolah harus mampu menjadi pemimpin sekaligus pendidik yang memberikan teladan bagi guru dan anak-anak kita,” ujarnya.

Patahudding juga menekankan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Luwu bersama Wakil Bupati Muh. Dhevy Bijak Pawindu, yakni Luwu yang unggul dan berkarakter.

Ia mengatakan, pembangunan karakter generasi muda tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga harus diperkuat melalui lingkungan pendidikan.

“Dalam visi kami bersama Wakil Bupati adalah unggul berkarakter. Bagaimana kita membangun karakter anak-anak kita, bukan hanya dari rumah tetapi juga melalui sekolah,” katanya.

Di hadapan para ASN dan pejabat yang hadir, Bupati Luwu mengajak seluruh jajaran pemerintahan membangun sinergi dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan, seluruh pelaksanaan tugas pemerintahan pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Luwu.

“Tujuan kita adalah mensejahterakan masyarakat. Mari kita bersinergi melaksanakan tugas dan pengabdian untuk masyarakat Kabupaten Luwu,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, Pabung Luwu CBA Sudirman, serta para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!