Kemarau Mulai Terasa, Dinas Pertanian Palopo Salurkan 3 Unit Pompa Air

Wan

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Kemarau panjang mulai berdampak serius terhadap sektor pertanian di Kota Palopo.

Sejumlah lahan persawahan warga di Lingkungan Sangking, Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua, mengalami kekeringan akibat minimnya pasokan air irigasi.

Kondisi tersebut menjadi PR berat bagi pemerintah Kota Palopo khususnya Dinas Pertanian. Pemerintah harus turut aktif meninjau persawahan dan melihat kondisi petani serta memberikan penanganan dan mengambil langkah tepat.

Dalam peninjauan tersebut, sejumlah lahan sawah terlihat mulai mengering. Bahkan, permukaan tanah persawahan mengalami retak akibat tidak mendapatkan pasokan air yang cukup.

merespon hal tersebut, Dinas Pertanian menyerahkan bantuan berupa tiga unit mesin Alkom atau pompa air serta satu rol selang sepanjang 100 meter.

Bantuan tersebut diterima oleh perwakilan Ketua Kelompok Tani Kelurahan Salubattang, Ruhadi.

Bantuan pompa dan selang itu diharapkan dapat membantu kelompok tani memenuhi kebutuhan air di lahan persawahan, sekaligus menjaga tanaman agar tetap dapat bertahan di tengah ancaman kekeringan.

Kapolsek Telluwanua, AKP H. Anwar, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah Pemkot Palopo dan Dinas Pertanian yang turun langsung merespons kondisi petani.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palopo bersama Dinas Pertanian yang turun langsung melihat kondisi masyarakat, khususnya para petani yang terdampak kekeringan,” ujar Anwar, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, bantuan pompa air dan selang sangat penting untuk membantu memenuhi kebutuhan air persawahan, terlebih di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.

“Bantuan pompa air dan selang ini tentunya sangat bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan air di lahan persawahan,” lanjutnya.

Anwar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, kelompok tani, aparat keamanan, dan seluruh pihak dalam menghadapi dampak kemarau panjang.

“Kami dari Polsek Telluwanua siap mendukung dan mengawal upaya-upaya pemerintah dalam membantu masyarakat. Kami juga mengimbau kepada para petani agar menggunakan bantuan ini secara bersama-sama dan sebaik mungkin, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh anggota kelompok tani,” katanya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan sehingga persoalan kekeringan di persawahan warga dapat diminimalkan dan aktivitas pertanian tetap berjalan.

Kehadiran aparat kepolisian dalam peninjauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan serta memastikan masyarakat, khususnya petani, mendapat perhatian di tengah tekanan kemarau panjang.

Dengan kondisi sawah yang mulai mengering, bantuan pompa air menjadi langkah awal untuk menjaga ketersediaan air sekaligus mempertahankan produktivitas pertanian warga Salubattang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!