HMPS PAI UIN Palopo Dukung Pemkab Luwu Larang Barisan Boti Ikut HUT RI
LUWU, INDEKSMEDIA.ID – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) UIN Palopo mendukung sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu yang melarang barisan boti mengikuti kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI.
HMPS PAI menilai pemerintah daerah perlu tegas dalam menjaga nilai agama dan norma sosial dalam setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Ketua Umum HMPS PAI UIN Palopo, Fauzan, mengatakan pihaknya menghargai langkah yang diambil Pemkab Luwu. Menurutnya, pemerintah memiliki kewenangan untuk mengatur pelaksanaan kegiatan agar tetap berjalan sesuai ketentuan dan nilai yang berlaku di masyarakat.
“Kami dari HMPS PAI UIN Palopo mendukung langkah Pemkab Luwu. Pemerintah tentu punya pertimbangan dalam mengambil kebijakan, apalagi ini menyangkut kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas,” kata Fauzan, Rabu (12/8/2026).
Fauzan menilai persoalan tersebut juga berkaitan dengan pendidikan karakter. Dia mengatakan Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya mengajarkan pengetahuan agama, tetapi juga membentuk akhlak, karakter dan tanggung jawab sosial.
“PAI itu bukan hanya soal belajar agama di dalam kelas. Ada pendidikan akhlak dan pembentukan karakter. Karena itu, persoalan seperti ini juga perlu dilihat dari perspektif pendidikan,” ujarnya.
Meski demikian, Fauzan menekankan dukungan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai pembenaran terhadap tindakan persekusi atau penghinaan terhadap individu. Menurutnya, ketegasan pemerintah tetap harus dibarengi pendekatan edukatif dan pembinaan.
“Yang kami dukung adalah ketegasan pemerintah dalam menjaga aturan dan norma. Tetapi tetap harus dilakukan dengan cara yang bermartabat. Jangan sampai ketegasan berubah menjadi persekusi atau tindakan yang merendahkan seseorang,” katanya.
Fauzan berharap Pemkab Luwu tidak hanya mengambil langkah pelarangan, tetapi juga menyiapkan pendekatan pembinaan.
“Kalau hanya melarang, persoalan belum tentu selesai. Harus ada edukasi dan pembinaan. Di sinilah pendidikan punya peran penting,” jelasnya.
Dorong Daerah Lain di Luwu Raya Bersikap
HMPS PAI UIN Palopo juga mendorong pemerintah daerah lain di Luwu Raya mengambil sikap yang jelas terkait persoalan norma sosial dan pendidikan karakter.
Fauzan menyebut Kota Palopo, Luwu Utara dan Luwu Timur perlu memiliki kebijakan yang tegas, namun tetap mengedepankan aturan dan pendekatan pendidikan.
“Kami berharap daerah lain di Luwu Raya juga tidak pasif. Kalau memang ada persoalan yang dianggap bertentangan dengan nilai agama, budaya dan norma masyarakat, pemerintah harus berani mengambil sikap yang jelas,” tuturnya.
Khusus Kota Palopo, Fauzan berharap status sebagai salah satu kota pendidikan di Luwu Raya dapat diwujudkan melalui kebijakan yang ikut memperkuat karakter generasi muda.
“Palopo sebagai kota pendidikan harus bisa menjadi contoh. Pendidikan bukan hanya membangun kecerdasan, tetapi juga karakter dan moral generasi muda,” katanya.
Dia menambahkan momentum HUT ke-81 RI semestinya menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, nasionalisme dan karakter masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal yang membangun. Pemerintah tegas dalam menjaga aturan, masyarakat juga harus menghormati aturan yang berlaku,” pungkasnya. (*)




Tinggalkan Balasan