Ribuan Mahasiswa Geruduk Kantor DPRD Palopo
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Ribuan mahasiswa di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar aksi demontrasi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Aksi ini melibatkan kurang lebih 50 organisasi mahasiswa dan masyarakat yang ada di Palopo.
Pantauan indeksmedia.id, pada Senin (1/9/2025) pukul 14.02 Wita, mahasiswa memadati pelataran kantor DPRD Kota Palopo. Ratusan personil dari TNI dan POLRI disiagakan berjaga di sekitar kantor DPRD.
Terlihat peserta aksi juga melakukan aksi pembakaran ban bekas. Sementara mahasiswa lainnya secara bergantian berorasi menyuarakan beberapa tuntutan.
“Kita hadir di sini membawa berbagai keresahan-keresahan yang ada di masyarakat saat ini. Kami menuntut agar Kapolri dalam hal ini Jenderal Pol Drs.Listyo Sigit Prabowo,” kata orator aksi.
Mahasiswa juga meminta agar menteri keuangan Sri Mulyani dicopot dari jabatannya. Hal itu imbas dari beredarnya potongan video menteri yang menyebut “guru adalah beban”.
“Dalam sebuah pidato menteri keuangan menyebut bahwa guru adalah beban, maka kami hari ini juga menuntut agar menteri keuangan dicopot dari jabatannya,” katanya.
Lebih jauh, mahasiswa juga meminta agar pemberlakuan defisit anggaran dicabut di bidang pendidikan demi memaksimalkan proses pendidikan yang ada di Indonesia.
“Selanjutnya kami meminta untuk mencabut pemberlakuan defisit anggaran di bidang pendidikan,” jelasnya.
Mereka juga menyayangkan tindakan refresif aparat kepolisian yang menyebabkan seorang driver ojek online (Ojol) tewas dilindas mobil Rantis Brimob.
“Juga kami menyayangkan adanya refresif yang terjadi kepada salah satu driver ojol yang meninggal akibat dilindas Rantis Brimob,” tandasnya.




Tinggalkan Balasan