Miliki Kepekaan Sosial Tinggi, Polres Palopo Salurkan Bansos Untuk Korban Longsor Terisolir di Luwu

Palopo42200 views

PALOPO, INDEKS MEDIA – Polres Palopo membawa bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak bencana alam di Desa Pangi, Kecamatan Latimojong. Perjalanan menuju wilayah tersebut ditempuh dengan jarak kurang lebih 10 kilometer.

Desa Pangi sendiri merupakan salah satu kawasan yang terisolir akibat tanah longsor yang menimpa kecamatan Latimojong beberapa waktu yang lalu.

Tidak tinggal diam, dengan kepedulian sosial yang tinggi kepada masyarakat yang terdampak bencana, Polres Palopo yang dipimpin langsung Kapolres Palopo, AKBP Safi’i Nafsikin, menyalurkan Bantuan Sosial menggunakan sepeda motor trail menuju kawasan desa terisolir, Jumat (17/5/2024).

Polres Palopo berangkat dari posko induk tepatnya di kediaman kepala desa Pangi yang berada di Desa Malenggang, Kecamatan Bua Ponrang sekira pukul 17.30 wita dan tiba pada pukul 20.00 Wita.

Tidak mudah untuk sampai ke lokasi tersebut, meski menggunakan sepeda motor trail, tak jarang Kapolres Palopo beserta tim mengalami jatuh bangun lantaran medan berbatu, menanjak material longsor dan juga berlumpur.

Saat kembali dari Desa Pangi’ sekira Pukul 21.00 Wita, andrenalin makin menantang. Karena kondisi gelap, pengendara harus penuh kehati- hatian dan jika tidak menjaga keseimbangan saat melintas di atas material longsor, bisa saja jatuh ke dalam jurang yang dalamnya lebih dari 1 KM.

Banyak suka duka selama perjalanan tersebut. Seperti salah satu motor yang terjebak di lumpur sedalam lutut orang dewasa dan memerlukan tiga orang untuk mengevakuasi. Dan juga Mobil tim media dari Kota Palopo juga harus beberapa kali ditarik karena medan berlumpur dan licin.

“Andrenalinnya sangat luar biasa ekstrim dan menantang. Tapi, alhamdulillah kita berangkat dan balik semua dalam keadaan sehat wal afiat,” ucap Kapolres Palopo.

Wajah-wajah lelah dari tim kemanusiaan ini berubah menjadi ceria saat tiba di posko dan berbagi cerita suka duka perjalanan. Kapolres Palopo pun merasa bangga bisa memimpin misi kemanusiaan tersebut.

“Tim yang berangkat kompak selama dalam perjalanan sehingga perjalan menuju Desa Pangi’ berjalan dengan lancar. Begitu juga dengan sebaliknya,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *