Tepis Isu APBD, Panitia Sebut Palopo Cup Lahir dari Inisiatif Pemuda
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Ketua Panitia Palopo Cup, Vickry Alfitho, meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan turnamen itu merupakan inisiatif Gerakan Mahasiswa Palopo (GERMAPA) yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Palopo.
Vickry mengatakan kegiatan tersebut tidak dibiayai oleh APBD sebagaimana yang ditudingkan di salah satu postingan media sosial. Menurutnya, seluruh kebutuhan anggaran kegiatan dipenuhi melalui dukungan sponsor dan proposal kerja sama yang diajukan panitia.
“Kami ingin meluruskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif GERMAPA yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Palopo melalui Disdikpora. Terkait tudingan adanya penggelontoran APBD untuk kegiatan ini, itu tidak benar karena kegiatan ini tidak dianggarkan oleh pemerintah kota,” kata Vickry Alfitho, Minggu (21/6/2026).
Ia menjelaskan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Palopo sebatas pada dukungan dan fasilitasi agar kegiatan dapat berjalan dengan baik. Pemerintah kota, kata dia, tidak terlibat dalam pembiayaan kegiatan.
“Disdikpora menyatakan siap mengawal, memfasilitasi, dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Namun untuk kebutuhan anggaran, itu murni berasal dari sponsor dan proposal pendanaan yang kami ajukan,” ujarnya.
Vickry menuturkan turnamen tersebut digagas sebagai upaya membangun kembali semangat kebersamaan dan harmonisasi di tengah masyarakat Kota Palopo melalui olahraga. Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi bentuk kontribusi pemuda dalam mendukung kemajuan daerah.
“Tujuan kegiatan ini adalah menciptakan harmonisasi yang sempat tenggelam sekaligus menjadi bentuk kesadaran kami sebagai putra daerah untuk ikut memajukan Kota Palopo di bidang olahraga,” ungkapnya.
Sebagai kader GERMAPA, Vickry menilai sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat selama memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa mendapat ruang dan dukungan yang lebih besar di masa mendatang.
“Kami berharap pemerintah kota ke depan semakin mengutamakan agenda-agenda kepemudaan yang mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah serta memperkuat silaturahmi di tengah masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, panitia terbuka terhadap kritik dan masukan, namun informasi yang berkembang sebaiknya didasarkan pada fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami terbuka dan siap menjelaskan kepada siapa pun yang membutuhkan informasi terkait kegiatan ini. Yang terpenting, jangan sampai muncul kesalahpahaman yang justru mengaburkan tujuan baik dari kegiatan yang sedang kami laksanakan,” pungkasnya. (*)




Tinggalkan Balasan