PT WINS Palopo Gelar Pelatihan Operator Boiler

MANAJER PT WINS, Sudi ketika membuka pelatihan operator boiler di Lantai II PT WINS, Senin (06/04/2026)

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Pembekalan pengetahuan dan keterampilan untuk mengoperasikan, merawat, dan memperbaiki ketel uap secara aman sesuai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja “K3” (Kemnaker/BNSP), maka PT Wijaya Inti Nusantara Sawit (WINS), memberikan pelatihan operator boiler terhadap pekerjanya, Senin (06/04/2026).

Pelatihan ini bertujuan mencegah kecelakaan kerja, meningkatkan efisiensi, dan memberikan sertifikasi resmi. Umumnya terbagi menjadi Kelas 1 (kapasitas besar) dan Kelas 2.

Pelatihan yang digelar perusahaan yang terletak di Kawasan Industri Palopo (KIPA), Kelurahan Maroangin, Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, melibatkan PT ESACO.

Penanggungjawab PT ESACO, Taslim kepada Indeksmedia, mengatakan pelatihan dan Sertifikasi Operator Boiler (Kelas 1 & 2) bersertifikasi Kemnaker RI, kemudian berfokus pada kompetensi teknis, pengoperasian aman, dan tentunya K3.

Pelatihan ini mencakup konsep dasar, sistem boiler, dan prosedur keselamatan kerja. Ada beberapa jenis pelatihan, yakni sebut Taslim Pelatihan Sertifikasi Operator Boiler Kelas 1 dan Kelas 2. Kapasitas Boiler, Kelas 1 mencakup boiler berkapasitas besar (100 ton), menjamin keahlian tinggi. Fokus Materi, Operasional, K3, pemeriksaan, dan perawatan pesawat uap.

“Pelatihan ini penting bagi operator untuk meningkatkan kompetensi dan mematuhi peraturan K3 di lingkungan industri dan semua perusahan (pabrik/industri) wajib memenuhi semua yang kami sebutkan tadi. Intinya pelatihan boiler ini harus dilakukan perusahaan industri karena selain sangat penting bagi para pekerja, juga untuk pemenuhan syarat bagi operasional suatu pabrik atau industri,” jelas Taslim, siang tadi.

Selama sepekan PT ESACO, akan berada di PT WINS, pemberian materi oleh instruktur ESACO berbeda-beda, mulai hari pertama hingga hari terakhir. Pemberian materi akan berlangsung selama lima hari kemudian dua hari, berlanjut ujian teori zom dengan Disnaker Provinsi.

“Ujian nantinya, akan melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan Provinsi dan mereka nantinya yang akan mengeluarkan soal-soal apa saja yang diberikan kepada para pekerja (peserta). Kami sebagai instruktur hanya berharap, materi-materi pelajaran seputar bolier kiranya dapat dimanfaatkan dengan baik para pekerja agar pada ujian nantinya bisa mendapatkan hasil atau nilai yang baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!