Gepeng di Palopo Kian Menjamur, Kinerja Dinas Sosial Dinilai Tak Berefek

Wan

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di sejumlah titik lampu merah dan pusat keramaian di Kota Palopo kembali menjadi sorotan masyarakat.

Warga menilai aktivitas penertiban yang dilakukan pemerintah daerah belum memberikan dampak signifikan karena para gepeng masih dengan mudah ditemui di jalanan.

Salah seorang pengendara, Imam, mengaku hampir setiap hari melihat keberadaan pengemis yang beroperasi di persimpangan jalan.

Kondisi tersebut kata Imam menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan dan pembinaan yang menjadi kewenangan instansi terkait.

“Kalau lewat di lampu merah, hampir setiap hari masih ada pengemis. Kadang orangnya itu-itu juga. Jadi masyarakat bertanya, sebenarnya penertiban ini berjalan atau tidak,” kata Imam kepada Indeksmedia, Selasa (9/6/2026).

Ia mengatakan, masyarakat tidak mempermasalahkan apabila pemerintah mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Namun, menurutnya, harus ada solusi yang jelas agar persoalan gepeng tidak terus berulang.

“Kita paham mereka juga manusia yang perlu dibantu. Tapi pemerintah harus punya langkah konkret, apakah dibina, dipulangkan ke daerah asal, atau diberikan pelatihan. Jangan dibiarkan kembali ke jalan,” ujarnya.

Imam juga menilai keberadaan gepeng di sejumlah persimpangan berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama ketika mereka mendekati kendaraan saat lampu lalu lintas berhenti.

“Kadang mereka mendatangi kendaraan satu per satu saat lampu merah. Pengendara ada yang merasa terganggu karena fokus berkendara jadi terpecah. Ini juga perlu diperhatikan dari sisi keselamatan,” tuturnya.

Ia berharap Dinas Sosial Kota Palopo tidak hanya melakukan penertiban sesaat, melainkan menyusun program pembinaan yang berkelanjutan agar persoalan sosial tersebut dapat ditangani secara menyeluruh.

“Kalau hanya razia sesekali, beberapa hari kemudian mereka muncul lagi. Masyarakat tentu berharap ada solusi jangka panjang sehingga Palopo bisa lebih tertib dan nyaman,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!