Konflik di Walmas Mereda, Warga Serahkan Puluhan Senjata Rakitan ke Polisi

Wan

LUWU, INDEKSMEDIA.ID – Ketegangan konflik antar warga di wilayah Walenrang–Lamasi (Walmas), Kabupaten Luwu, beberapa minggu yang lalu kini berangsur mereda.

Banyak warga yang sebelumnya terlibat dalam ketegangan, akhirnya dengan sukarela menyerahkan senjata rakitan yang diduga kerap digunakan dalam aksi tawuran.

Penyerahan tersebut berlangsung pada Jumat (1/5/2026), saat personel pengamanan Unit Kecil Lengkap (UKL) Polres Luwu melakukan patroli di sejumlah titik rawan. Seluruh barang berbahaya yang diserahkan warga kini telah diamankan di Mapolres Luwu.

Dari hasil patroli dan penyerahan sukarela tersebut, polisi mengamankan sejumlah senjata rakitan dari beberapa wilayah. Di Kecamatan Lamasi Timur, tepatnya di Desa Seba-Seba dan Lamasi Pantai, ditemukan 4 senjata rakitan jenis papporo, 2 senjata pelontar, 2 ketapel, serta 12 anak panah busur.

Sementara itu, di Kecamatan Walenrang, tepatnya di Desa Kalibamamase dan Baramamase, jumlah temuan lebih banyak. Polisi menerima 6 senjata papporo, 20 anak panah busur, serta 2 ketapel. Secara keseluruhan, aparat mengamankan 10 senjata rakitan, 32 anak panah busur, dan 4 ketapel.

Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, menyebut penyerahan senjata ini menjadi sinyal positif bahwa kesadaran masyarakat terhadap bahaya konflik mulai meningkat.

“Ini bagian dari upaya cipta kondisi. Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan dialog dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan kesadaran warga tidak terlepas dari peran aktif Bhabinkamtibmas yang rutin turun ke lapangan memberikan imbauan serta membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

“Melalui Unit Kecil Lengkap (UKL), kami terus mengintensifkan patroli di titik-titik rawan, sekaligus melaksanakan penyuluhan dan edukasi hukum,” tambahnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh elemen warga dalam memperkuat sistem keamanan lingkungan (siskamling). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!