Empat Hari Hilang di Hutan Observasi Battang Palopo, Wanita Lansia Ditemukan Selamat

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Perempuan Lanjut Usia (Lansia) bernama Lai Sidang (67) awalnya dilaporkan menghilang empat hari di dalam hutan observasi Kelurahan Battang, Kota Palopo.

Lai Sidang ditemukan Senin (27/04/ 2026) sekitar pukul 10.00 Wita di bantaran Sungai Observasi, Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo.

Korban ditemukan setelah upaya pencarian intensif selama empat hari oleh tim gabungan di kawasan hutan lindung dan hutan konservasi Battang Barat.

Berdasarkan keterangan saksi, Petrus Tangki (78), ia pertama kali melihat seorang perempuan yang diduga korban sedang duduk di pinggir anak sungai sekitar pukul 08.00 Wita.

Lokasi tersebut berada di kawasan hutan konservasi dengan jarak kurang lebih 2 kilometer dari rumah korban.

Saksi kemudian berjalan kaki menuju Posko Terpadu yang berada di RW 2 RT 2 Kelurahan Battang Barat untuk melaporkan temuannya kepada tim pencarian. Setelah menerima informasi tersebut, tim gabungan bersama saksi langsung menuju lokasi yang dimaksud.

Sekitar pukul 12.00 Wita, korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke posko. Selanjutnya, korban dilarikan menggunakan ambulans PMI Kota Palopo menuju RS Palemmai Palopo untuk mendapatkan perawatan medis.

Proses pencarian dan evakuasi ini melibatkan berbagai unsur tim gabungan, diantaranya Polsubsektor Wara Barat, Basarnas, BPBD, Damkar, PMI, Porpa, Forum Pemuda Battang Barat (FPBB), serta pemerintah setempat.

Kapolsubsektor Wara Barat, Iptu Yumrang, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian korban.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim gabungan yang telah bekerja keras selama empat hari dalam upaya pencarian korban hingga akhirnya dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Dengan ditemukannya korban, pada pukul 14.00 Wita kegiatan pencarian orang hilang di kawasan hutan lindung dan hutan konservasi Battang Barat secara resmi dinyatakan selesai.

“Keberhasilan ini menjadi bukti sinergitas yang solid antarinstansi dan masyarakat dalam menangani situasi darurat di wilayah Kota Palopo,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!