Kasatlantas Dinilai tak Becus Atasi “Bali” di Palopo, FPH-LR: Baiknya Munndur
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Aksi Balapan Liar “Bali” di Kota Palopo, sudah menjadi hal yang biasa.
Parahnya, instansi terkait dalam hal ini Unit Satlantas Polres Palopo terkesan sudah kehabisan akal dalam memberantas kegiatan tersebut.
Tidak seriusnya penanganan bakalan liar di Kota Palopo, memaksa Forum Peduli Hukum- Luwu Raya (FPH-LR) kembali turun ke jalan menyuarakan kebenaran untuk dituntaskan.
Dalam aksi tersebut, Ketua FPH-LR, Feriyanto dengan lantang berteriak dihadapan Mapolres Palopo, jika massifnya aksi balap liar di Kota Palopo, dinilai sangat meresahkan masyarakat.
Bahkan, kata Fery akibat aktivitas tersebut sudah banyak korban jiwa yang tergeletak di jalan.
“Ini terindikasi adanya pembiaran dari pihak kepolisian Resor Palopo sebab data yang kami pegang sejak awal bulan suci Ramadhan 2025 sampai pertengahan tahun 2026, kegiatan tersebut masih saja berlangsung di jantung Kota Palopo,” kata Fery kepada Indeksmedia, saat aksi demonstrasi di Mapolres Palopo, Juma (12/06/2026).
Dia menegaskan, jika Kasatlantas tidak mampu membereskan persoalan tersebut, lebih baik letakkan jabatan dan tinggalkan Kota Palopo.
“Ya, kalau tidak mampu mending mundur banyak perwira yang berkompeten yang mau bekerja,” tegasnya.
Selaku Ketua FPH-LR berharap agar Kasatlantas bisa berbenah dan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan.
Sebab, jika dalam kurung sebulan tidak ada perubahan maka dia berjanji akan turun kembali dengan massa yang jauh lebih banyak untuk melakukan aksi besar-besaran perihal aksi balapan liar di Kota Palopo.
“Kita beri waktu sebulan bekerja dan memberantas penyakit balapan liar di Palopo. Kasihan pengendara lain yang melintas menjadi korban akibat ulah para pelaku Bali yang seolah-olah kebal akan hukum,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan