Anak di Bawah Umur Tewas dalam Kecelakaan di Luwu Utara, Jenazah Dievakuasi Pakai Motor

Gie

LUWU UTARA, INDEKSMEDIA.ID – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Dusun Balete, Desa Tolangi, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara. Insiden tersebut mengakibatkan seorang anak di bawah umur asal Sukamaju meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Selasa (10/3/2026) malam dan sempat membuat warga sekitar panik. Warga yang berada di lokasi kejadian berusaha mengevakuasi korban, namun keterbatasan kendaraan membuat proses evakuasi tidak dapat dilakukan menggunakan ambulans.

“Kami sudah hubungi pihak Puskesmas Sukamaju tetapi pihak puskesmas mengatakan mobil khusus jenazah rusak,” ujar saksi yang enggan disebutkan namanya.

Selain menghubungi puskesmas, warga juga mengaku sempat mencoba meminta bantuan kepada pihak kepolisian setempat agar dapat membantu proses evakuasi korban dari lokasi kecelakaan.

“Kami juga sempat menghubungi pihak kepolisian setempat,” tambahnya.

Karena tidak adanya kendaraan evakuasi yang tersedia saat itu, warga akhirnya mengambil inisiatif untuk membawa jenazah korban menggunakan sepeda motor menuju tempat yang lebih aman.

Menanggapi hal itu, Kepala Puskesmas Sukamaju Asriani Idrus menjelaskan bahwa pihak keluarga korban memang sempat datang langsung ke Puskesmas untuk meminta bantuan mobil jenazah guna menjemput korban di lokasi kecelakaan.

“Tadi malam ada keluarga korban datang meminta mobil jenazah. Namun sopir ambulans menyampaikan bahwa mobil ambulans jenazah dalam kondisi rusak berat,” kata Asriani kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).

Asriani mengatakan kendaraan tersebut tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan pada sistem pengereman yang dinilai cukup membahayakan jika dipaksakan tetap beroperasi di jalan.

“Rem mobil blong, sopir takut menggunakannya karena dikhawatirkan menimbulkan masalah baru,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa setelah mendapatkan penjelasan terkait kondisi kendaraan tersebut, pihak keluarga korban kemudian meninggalkan Puskesmas tanpa menanyakan kemungkinan penggunaan ambulans lain yang tersedia.

Meski demikian, pihak Puskesmas Sukamaju mengaku telah mengingatkan seluruh petugas agar tetap mengutamakan pelayanan kemanusiaan dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.

“Mobil ambulans yang lain ada tapi keluarga korban langsung meninggalkan tempat. Asalkan untuk menolong dan situasinya mendesak, kami sudah menghimbau kepada teman-teman agar ambulans tetap digunakan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!