Tawuran Antar Pemuda di Bua Luwu, Warga yang Melintas Terkena Busur
LUWU, INDEKSMEDIA.ID – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali pecah di perempatan traffic light Bua, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bentrokan ini melibatkan kelompok pemuda Desa Tanarigella dengan gabungan pemuda Desa Barowa dan Desa Padang Kalua.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 21.30 Wita. Tawuran berlangsung di ruas jalan poros tepat di area lampu lalu lintas Bua yang saat itu masih dilintasi kendaraan warga.
Kasi Humas Polres Luwu, Iptu Yakobus Rimpung, menjelaskan bahwa insiden ini merupakan lanjutan dari gesekan sebelumnya antar kelompok yang sama. Menurutnya, aparat bersama unsur pemerintah setempat sebenarnya telah mengupayakan penyelesaian melalui mediasi.
“Sebelumnya memang sudah terjadi gesekan antar kelompok pemuda dari Desa Tanarigella dengan pemuda Desa Barowa dan Desa Padang Kalua. Permasalahan tersebut rencananya akan diselesaikan melalui mediasi yang difasilitasi oleh unsur pemerintah setempat, namun sebelum mediasi terlaksana, kembali terjadi aksi tawuran yang diduga dipicu oleh adanya saling provokasi,” ujar Yakobus.
Ia menerangkan, bentrokan kembali terjadi ketika kedua kelompok saling terpancing di lokasi yang sama. Situasi yang awalnya masih bisa dikendalikan berubah menjadi aksi saling serang menggunakan berbagai benda berbahaya, termasuk busur.
“Tawuran terjadi di perempatan traffic light Bua. Kedua kelompok kembali terlibat aksi saling serang dan menyebabkan situasi di lokasi sempat memanas serta mengganggu arus lalu lintas,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut, seorang warga bernama Hendra (33), karyawan swasta yang beralamat di Jalan Idris Kambau, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan, Palopo, menjadi korban. Ia mengalami luka akibat terkena busur pada bagian belakang badan sebelah kiri.
Yakobus menegaskan bahwa korban bukan bagian dari kelompok yang bertikai, melainkan hanya kebetulan melintas di lokasi saat bentrokan terjadi.
“Korban atas nama Hendra (33) bukan merupakan bagian dari kelompok yang terlibat tawuran. Yang bersangkutan adalah warga yang sedang melintas di lokasi kejadian dan terkena busur pada bagian belakang badan sebelah kiri,” tegasnya.
Korban pertama kali dievakuasi oleh Kanit Intel dan langsung dibawa ke rumah sakit di Kota Palopo untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi memastikan kondisi korban telah mendapat perawatan lanjutan.
“Korban telah dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Palopo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut,” tambahnya.
Sekitar pukul 23.00 Wita, personel Brimob Batalyon D Pelopor Polda Sulsel tiba di lokasi guna memperkuat pengamanan. Hingga kini, personel gabungan masih bersiaga di Kantor Camat Bua dan sekitarnya untuk mengantisipasi kemungkinan tawuran susulan serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kabupaten Luwu.




Tinggalkan Balasan