Didemo Germapa Soal Sikap Pemekaran Provinsi Luwu Raya, Wali Kota Palopo Dinilai Hindari Tanggapan

Gie

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Aliansi Gerakan Mahasiswa Palopo (Germapa) mendatangi Kantor Wali Kota Palopo untuk mendesak pernyataan sikap tegas terkait dukungan terhadap Pemekaran Luwu Raya. Massa aksi menegaskan tuntutan mereka hanya difokuskan pada pernyataan resmi dari Wali Kota Palopo sebagai bentuk komitmen terbuka kepada masyarakat.

Ketua Germapa, Wira Yudha, kepada wartawan menjelaskan bahwa kedatangan massa bertujuan memperoleh kepastian sikap kepala daerah secara langsung, bukan melalui perantara pejabat lain. Namun agenda penyampaian sikap itu belum bisa dilakukan karena Wali Kota sedang berada di luar kota.

“Kami hanya menuntut pernyataan sikap tegas Ibu Wali Kota untuk mendukung Pemekaran Luwu Raya. Namun sayangnya, apa yang kami tuntut itu kemudian tertunda dikarenakan keberadaan Ibu Wali Kota yang tengah menghadiri undangan yang ada di Jakarta,” kata Wira Yudha, Senin (2/2/2026).

Ia menambahkan, pihak pemerintah kota sempat mengupayakan pertemuan melalui Asisten I Wali Kota. Meski begitu, massa aksi memilih menolak karena menilai pernyataan sikap tidak bisa diwakilkan dan harus disampaikan langsung oleh Wali Kota Palopo.

“Tadi ada upaya yang dilakukan oleh Asisten 1 Wali Kota, namun kami menolak karena yang kami minta ada pernyataan sikap tegas dari Ibu Wali Kota, bukan diwakilkan,” tambahnya.

Dalam proses dialog lanjutan, menurut pihaknya, Wali Kota Palopo, Naili Trisal, dinilai menghindar saat diminta memberikan tanggapan langsung dan komunikasi diserahkan kepada Wakil Wali Kota Palopo. Penjelasan tersebut kemudian disampaikan melalui sambungan video call bersama perwakilan aliansi Germapa.

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin, menyampaikan bahwa pemerintah kota pada prinsipnya telah menunjukkan dukungan terhadap Pemekaran Luwu Raya melalui langkah administratif dan dokumen resmi yang telah ditandatangani para kepala daerah di wilayah Luwu Raya.

“Saya dan Ibu Wali sangat mendukung penuh pemekaran ini. Kami buktikan itu dengan tanda tangan deklarasi Pemekaran Luwu Raya oleh setiap kepala-kepala daerah yang berada di wilayah Luwu Raya,” ujarnya.

Selain itu, Akhmad Syarifuddin juga menawarkan pertemuan lanjutan setelah Wali Kota kembali ke daerah. Ia menyebut pihaknya siap memperlihatkan dokumen pendukung sebagai bukti bahwa pemerintah kota ikut mengawal proses pemekaran.

“Baik kalau begitu, tunggu saya pulang bersama Ibu Wali, nanti kita ketemu sekaligus menunjukkan dokumen-dokumen penting yang menunjukkan kami mengawal dan mendukung Pemekaran Luwu Raya ini,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!