Air Makin Meluap, Ketua RW di Marobo Kota Palopo Imbau Warga Mengungsi

KONDISI air setinggi paha orang dewasa di akses yang ada di Marobo Kelurahan Salubattang, Senin (02/06/2025).

PALOPO, INDEKSMEDIA-Hingga pukul, 21.30 Wita, Senin (02/06/2025) luapan air kiriman Sungai Lamasi tak terbendung.

Akibatnya, Kelurahan Salubattang Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, terendam banjir.

Ditambah hujan mengguyur wilayah hulu Battang, mengakibatkan debit air di sungai makin besar.

Terparah di wilayah RW 03. Ada tiga RT yang bergabung di wilayah tersebut, terdampak vanjir. Paling parah di RT 02/RW 03 Marobo.

Mengingat sebagian warga di wilayah  RW 03 rata-rata sudah lanjut usia, Ketua RW Kahar menghimbau kepada warganya baik di RT 01, RT 02 dan RT 03 untuk sementara mengungsi.

Data yang diperoleh di RT 02/RW 03, ada sekira 10 rumah warga yang saat ini tergenang.

Untuk wilayah RT 01/RW 03 sedikitnya 3 rumah ikut tergenang.

Begitupun di RT 03/RW 03, ada tiga rumah warga tergenang air.

Kondisi terparah dirasakan warga Marobo, tepatnya di RT 02/RW 03.

Tidak hanya pemukiman warga yang tergenang, tetapi akses jalan yang menghubungkan warga sudah tidak bisa lagi dilalui akibat tergenang air.

“Biasanya yang rawan itu orangtua kita yang sudah tua, kasihan terjebak air sehingga tidak bisa keluar rumah. Makanya saya himbau kepada warga untuk sementara mengungsi di rumah keluarga yang aman dari air banjir,” kata Kahar.

Sementara itu, Lurah Salubattang, Saiman, mengatakan, kondisi hujan yang sudah terjadi dua malam berturut-turut kiranya menjadi peringatan bagi warga di wilayah kerjanya untuk selalu waspada.

“Kami selalu kontrol, koordinasi tak pernah putus. Apalagi, keluarga klya g ada di Marobo kondisinya parah kalau terjadi banjir,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!