DLH Palopo Diminta Tinjau Ulang IPAL, UKL-UPL RS Mujaisyah

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) merupakan fasilitas fisik untuk mengolah air limbah (domestik atau industri) agar aman dibuang ke lingkungan.

Potensi inilah yang disebut ada kaitannya dengan sorotan yang dialamatkan ke Rumah Sakit (RS) Mujaisyah Kota Palopo.

Untuk itu, beberapa pihak menyarankan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk meninjau ulang IPAL tersebut.

Sedang yang berkaitan dengan Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan hidup (UKL-UPL) merupakan dokumen perizinan yang berisi panduan pengelolaan dampak lingkungan untuk usaha yang tidak wajib atau yang biasa disebut Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Demikian disampaikan Direktur Lembaga Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Andreas Tandi Lodi SH.

“Tidak wajib tapi harus kuat IPAL, UKL-UPL-nya. Ini yang harus dipahami. Terkait dengan sorotan mengenai AMDAL RS Mujaisyah memang DLH harus meninjau ulang, dibuang kemana kemudian kalau disedot mereka pakai apa,” jelas Andreas kepada Indeksmedia, menanggapi, Senin (07/07/2026).

Dia juga mengatakan, terkait dengan sorotan itu, dirinya akan melakukan koordinasi dengan Direktur RS Mujaisyah.

“Soal bagaimana tanggapan beliau nanti kita pelajari yang jelasnya DLH selaku leading sektor dalam masalah ini perlu menyikapi adanya keluhan warga terkait limbah yang berbau dan busuk,” pungkasnya.

Salah satu limbah medis di RS swasta di Kota Palopo, kini dikeluhkan pengunjung pasien.

Limbah yang ada persis di samping pintu masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) bersampingan dengan bak sampah terlihat jorok dan baunya menyengat hidung.

Setiap pengunjung yang melintas di gerbang tersebut merasa mual karena tidak tahan dengan bau yang ditimbulkan.

Adalah RS Mujaisyah. RS yang terletak di Kelurahan Temalebba, Kecamatan Bara Kota Palopo tersebut kini menjadi buah bibir publik Kota Palopo.

Tidak hanya pengunjung, tetapi masyarakat yang ada di sekitar RS tersebut merasa terganggu dengan bau yang ditimbulkan limbah medis.

“Bau sekali pak, tadi ada keluarga yang muntah-muntah karena tidak tahan dengan aromanya. Kemudian, limbah ini bersampingan dengan bak sampah yang juga baunya sangat busuk. Kita ingin merasakan fasilitas medis yang baik tapi kalau seperti ini, bukannya sembuh dari sakit malah sakitnya akan bertambah,” kata salah satu pengunjung pasien yang membesuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!