Jaga Kondusivitas dari Desa, Kesbangpol Lutim Andalkan Peran Aktif Warga
LUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Luwu Timur kini semakin difokuskan hingga ke tingkat desa. Pemerintah daerah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mendorong keterlibatan aktif masyarakat sebagai kunci utama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Kepala Kesbangpol Luwu Timur, Salam Latif, menilai bahwa stabilitas daerah tidak bisa hanya bergantung pada aparat atau pemerintah semata. Menurutnya, peran masyarakat justru menjadi faktor paling menentukan dalam mencegah potensi gangguan sejak dini.
Ia menyebut, desa merupakan titik paling awal untuk membaca situasi sosial di tengah masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kebersamaan antarwarga perlu terus diperkuat agar setiap gejala yang berpotensi memicu konflik bisa segera diantisipasi.
“Kalau desa aman, daerah juga ikut stabil. Makanya semua elemen harus terlibat, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, sampai warga itu sendiri,” ujar Salam, Minggu (31/5/2026).
Kesbangpol, lanjutnya, tidak hanya mengandalkan pendekatan pengawasan, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah preventif. Salah satunya melalui penguatan wawasan kebangsaan, pendidikan politik, serta penanaman nilai toleransi dan gotong royong di tengah masyarakat.
Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga keamanan bukan sekadar tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan begitu, potensi gangguan sosial dapat ditekan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Selain itu, Kesbangpol juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan sistem deteksi dini berjalan efektif, terutama dalam merespons dinamika sosial di masyarakat.
Salam Latif berharap, sinergi yang telah terbangun selama ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Ia optimistis, dengan keterlibatan aktif masyarakat hingga level desa, stabilitas daerah akan tetap terjaga dan pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
“Ketika situasi aman, masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman dan pembangunan juga bisa berjalan lebih maksimal,” pungkasnya. (*)




Tinggalkan Balasan