Deklarasi Sekolah Bersinar Digelar, Bupati Luwu Timur Minta Semua Pihak Tegas Perangi Narkoba
LUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan pentingnya ketegasan seluruh elemen dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Deklarasi Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Luwu Timur, yang digelar di Aula Pendidikan, Malili, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan ini menjadi respons atas kekhawatiran meningkatnya ancaman narkoba terhadap generasi muda. Pemerintah daerah bersama berbagai pihak mendorong langkah nyata untuk memperkuat pencegahan sejak dini, khususnya di lingkungan pendidikan.
Dalam sambutannya, Irwan menekankan bahwa program Sekolah Bersinar tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi titik awal implementasi konkret dalam melindungi pelajar dari bahaya narkoba.
“Melihat keprihatinan maraknya peredaran narkoba, mudah-mudahan apa yang kita gagas hari ini bukan hanya seremoni semata, tetapi menjadi titik awal implementasi agar anak sekolah kita tidak terindikasi menggunakan narkoba,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh pihak, mulai dari Satpol PP, kepala sekolah, guru, camat hingga satgas desa, untuk berperan aktif dan tegas dalam melakukan pengawasan serta upaya pencegahan di lingkungan masing-masing.
Selain itu, Bupati Irwan mengajak para pelajar dan masyarakat untuk tidak takut melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di sekitarnya.
“Untuk anak-anakku, aktifki semua, jangan pernah takut. Jika ada sesuatu, laporkan ke guru, kepala sekolah atau saya. Jangan pernah mencoba-coba narkoba, sampaikan juga kepada semuanya untuk tidak mencoba,” pesannya.
Sementara itu, Ketua BNNP Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Drs. Agung Prabowo, menyebut Deklarasi Sekolah Bersinar di Luwu Timur menjadi yang pertama dilaksanakan di tingkat provinsi Sulawesi Selatan.
Ia menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak untuk bergerak bersama.
“Kita tidak bisa bekerja sendirian. Kita butuh kolaborasi dan bergerak satu nafas memerangi peredaran gelap narkoba, khususnya di wilayah Luwu Timur,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari pihak swasta. Senior Coordinator PPM PT Vale Indonesia, Baso Haris, menyatakan komitmennya terhadap program Sekolah Bersinar sebagai upaya bersama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.
“Kita berharap hadirnya Sekolah Bersinar dapat memberikan rasa tenang kepada para orang tua karena anak-anak mereka berada di lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolres Luwu Timur Kompol Hajriadi, Pabung Kodim 1403/Palopo Mayor Arm Syafaruddin, jajaran BNN Sulsel, Sekretaris Daerah Luwu Timur Ramadhan Pirade, OPD terkait, serta pelajar dan guru pendamping dari tingkat SMP dan SMA. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)




Tinggalkan Balasan