Ungkap Fakta Dibalik Penemuan Jasad Pria di Bua Luwu, Ada Tali dan Bukti WA

LUWU,INDEKSMEDIA.ID – Masih ingat dengan kasus penemuan jasad pria Warga Desa Padangkalua, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu?.

Sepekan lebih membusuk di kebun dan sempat menggegerkan warga di Dusun Batu Tongkon, Minggu sore (17/5/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di perkebunan yang tidak jauh dari keramaian kampung.

Dibalik penemuan jasad itu, polemik pun berkembang, murni meninggal ataukan ada unsur lain, berikut pengungkapan fakta yang ditelusuri Indeksmedia.

Kapolsek Bua, AKP Catur yang ditemui di Polsek Bua, mengatakan sehari sebelum meninggal korban yang yang berinisial AR 32 warga Desa Padang Kalua, Kecamatan Bua Kabupaten Luwu, sempat mengirimkan Chat WhastApp ke salah satu rekannya.

Bunyi percakapan itu tidak lain kara-kata perpisahan dari korban.

“Bukan karena uang saya mau mati, tapi cerita dari orang-orang ditambah pikiran lagi stres”, isi chat WhastApp AR yang diperlihatkan Kapolsek Bua, AKP Catur, baru-baru ini.

Pemandangan yang mencolok di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kata Catur, dimana terlihat ada tali yang tergantung.

“Jadi, dugaan sementara bahwa AR mengakhiri hidup dengan gantung diri,” ucap Catur sambil memperlihatkan chating WhastApp AR.

Pertanyaan yang selalu terlintas di tengah masyarakat, sambung Catur dimana publik mengaitkan penemuan jasad dengan konflik yang akhir-akhir ini terjadi di wilayah hukum kerjanya.

“Karena, wilayah Bua saat ini beberapa hari memang terjadi riak-riak sehingga orang-orang selalu menggiring persoalan penemuan jasad ini ke arah yang negatif,” bebernya.

Kemudian, tambah dia (Catur), kepala korban yang lepas dari tubuh, disebutnya karena ketika jasad tergantung dan terlilit tali di leher bebannya akan bertambah dan otomatis leher pasti akan lepas.

“Medianya seperti itu dan memang faktanya seperti itu. Tapi, kembali lagi, kasus ini masih sementara kami dalami lagi untuk mengungkap yang sebenarnya,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, tubuh AR telah membusuk dan tengkorak kepalanya terpisah dari badan saat ditemukan warga di area perkebunan.

Sementara itu, Kepala Desa Padangkalua, Umi, mengatakan jasad yang ditemukan diketahui berinisial AR (32), warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak sekitar sepekan lalu.

“Itu warga kami berinisial AR. Sudah kurang lebih satu minggu terakhir dikabarkan hilang dan sempat dicari oleh pihak keluarga bersama warga,” katanya.

Menurut Umi, selama ini korban tinggal bersama ayahnya di rumah mereka di Desa Padangkalua.

“Korban ditemukan sore tadi di kebun warga di Dusun Batu Tongkon. Kondisinya sudah membusuk dan tengkorak kepalanya terpisah dari badan,” tambahnya.

Penemuan jasad tersebut sontak menghebohkan warga sekitar. Sejumlah warga berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan langsung proses evakuasi yang dilakukan aparat kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!