Mangkir di RDP Provinsi, ATOM Sebut DLH Luwu “Penghianat”

WALMAS, INDEKSMEDIA.ID – Masyarakat yang menamai diri Aliansi Tombang Walmas (ATOM), Kabupaten Luwu, mengutuk keras Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu.

Itu lantaran ketidakhadiran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Aliansi pun menyebut jika DLH Luwu, merupakan penghianat rakyat.

Kecewa hingga menyayangkan sikap komitmen yang tidak di pertanggung jawabkan sekaitan penolakan rencana pertambangan di wilayah Desa Tombang, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu.

RDP di DPRD Kabupaten Luwu, yang berlangsung tanggal 11 Mei 2026, di hadiri oleh beberapa OPD terkait membahas penolakan rencana pertambangan di Desa Tombang.

Bahkan, semua OPD menyatakan sikap untuk membersamai aliansi untuk hadir di RDP Di DLHK Provinsi Sulsel.

Tentunya Kekecewaan mencuat atas ketidakhadiran DLH Kabupaten Luwu di RDP Provinsi Sulsel, dalam hal ini aliansi menganggap kinerja dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat telah menyalahi mandat pemerintah yang sebetulnya dan besar dugaan juga kongkalikong antara pihak pemilik tambang dan DLH Kabupaten Luwu.

Ketua ATOM, Jarji Zaidan, mengatakan mengutuk keras tindakan DLH Luwu yang tidak menghadiri RDP di Provinsi Sulsel.

“Untuk itu, kami minta kepada Bupati Luwu segera melakukan evaluasi terhadap DLH Luwu sebab sudah lalai menjalankan amanah serta lalai dalam pelayanan kepada masyarakat,” kata Jarji Zaidan, Jumat (15/05/2026).

Tidak hanya itu, Bupati Luwu juga diminta untuk segera mencopot Kepala DLH dari jabatannya.

“Ini bukan ancaman tapi penegasan ATOM terhadap Bupati Luwu, agar kinerja Kepala OPD di lingkup Pemda Luwu bisa berjalan dengan baik tanpa cacat kepercayaan terhadap publik,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!