Ketidakhadiran Wali Kota Palopo di Pembukaan Milad Muhammadiyah Sulsel Disorot IMM

Gie

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Ketidakhadiran Wali Kota Palopo pada pembukaan resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah tingkat Wilayah Sulawesi Selatan menuai sorotan dari kalangan Angkatan Muda Muhammadiyah. Acara yang dipusatkan di Kota Palopo pada Sabtu (6/12) itu dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah.

Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Palopo, Fathurrahman, menyayangkan absennya kepala daerah sebagai tuan rumah dalam agenda besar yang dinilai memiliki nilai strategis bagi Palopo.

“Kami menyesalkan ketidakhadiran Wali Kota Palopo. Ini bukan sekadar urusan protokoler, tetapi menyangkut penghargaan terhadap ormas Islam besar yang berkontribusi bagi pembangunan, termasuk di Palopo,” ujar Fathurrahman dalam keterangannya, Senin (8/12/2025).

Ia menjelaskan, Milad Muhammadiyah tingkat Sulsel bukan hanya agenda internal organisasi, melainkan momentum silaturahmi akbar yang membawa dampak positif bagi daerah. Dengan hadirnya delegasi dari berbagai kabupaten/kota, tokoh masyarakat, dan pimpinan wilayah, menurut dia, seharusnya Wali Kota hadir langsung sebagai bentuk penghormatan tuan rumah.

“Tamu datang dari berbagai penjuru Sulawesi Selatan. Kegiatannya besar dan melibatkan banyak pihak. Ketidakhadiran pemimpin daerah tentu meninggalkan kesan kurang baik dalam komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sipil,” lanjutnya.

Fathurrahman menegaskan bahwa Muhammadiyah selama ini merupakan mitra strategis pemerintah, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan. Karena itu, absennya Wali Kota pada agenda berskala provinsi tersebut dinilai dapat mencederai semangat kolaborasi yang selama ini dibangun.

“Jika kegiatan keumatan yang melibatkan ribuan warga saja tidak mendapat perhatian, tentu memunculkan pertanyaan mengenai komitmen sinergi yang sering disampaikan di berbagai forum,” tegasnya.

Ia berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Palopo untuk membangun komunikasi yang lebih baik dengan organisasi masyarakat, terutama dalam menyikapi agenda-agenda besar keumatan di masa mendatang.

“IMM Kota Palopo mendorong pemerintah daerah agar lebih peka dan menghargai elemen-elemen masyarakat yang menjadi bagian penting dari kehidupan sosial kota ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!