Pengepul BBM Ilegal Diduga Disamping SPBU PIM Lutim, Polisi Diminta Bertindak

LUTIM,INDEKSMEDIA.ID – Pengepul BBM ilegal adalah individu atau kelompok yang melakukan kegiatan mengumpulkan, menampung, dan menyimpan Bahan Bakar Minyak (BBM)—terutama BBM bersubsidi—tanpa izin resmi untuk mencari keuntungan pribadi.

Hal ini nampak di Kabupaten Luwu Timur (Lutim). Bahkan aktivitas mengepul itu ada di samping SPBU Puncak Indah Malili (PIM).

Diduga kuat, kegiatan bongkar angkut di salah satu rumah yang dimaksud dijadikan tempat mengepul BBM ilegal.

Keresahan masyarakat mulai terkuak seperti yang diunggah salah satu netizen di akun Facebook milik Ria Astuty.

Dalam postingannya, Ria menjelaskan prosedur mengenai kegiatan tersebut.

Dia mengatakan, dalam beroperasi modus mafia BBM umumnya melakukan penyelewengan dengan cara membeli BBM subsidi solar/pertalite dari SPBU kemudian dijual kembali ke sektor industri dengan harga non subsidi yang jauh lebih mahal.

Modus yang sering ditemukan meliputi tangki modifikasi antara lain menggunakan truk atau mini bus “Lansia” yang tangkinya lebih besar yang menampung ratusan liter dalam sekali pengisian.

Para mafia juga menggunakan banyak barcode Mypertamina secara ilegal untuk mengelabui sistem pengawasan digital.

“Parahnya lagi, aktivitas ini tidak akan berjalan normal ketika tidak ada kerjasama dari pihak atau pengelola SPBU. Dugaan keterlibatan pengelola SPBU sangat jelas dimana kendaraan yang telah diisi kembali dilayani bahkan sampai dua sampai tiga kali pengisian,” kata Ria Astuty di akun facebooknya.

Dugaan kuat adanya keterlibatan oknum terkait juga disinggung.

Bahkan untuk wilayah Malili disebut dalam unggahan dikendalikan oleh pria berinisial AM.

Dalam postingan tersebut, Ria membagikan unggahannya ke semua orang kemudian Polres Lutim di tag dengan harapan masalah tersebut segera diusut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!