Petani di Palopo Keluhkan Bibit Padi Bantuan Pertanian Rusak

KONDISI padi di Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, kering dan lama-lama hangus, Kamid (02/04/2026)

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Bantuan bibit padi jenis Infari 9 Dinas Pertanian (Dispertan) Palopo yang tersebar di Kelompok Tani (Koptan) di Kota Palopo, diklaim rusak.
Sejumlah petani pun mengeluh lantaran kondisi padi yang sudah siap panen terancam gagal capai produksi yang diinginkan.

Jika situasi tersebut terus berlangsung maka banyak asumsi yang berkembang program ketahanan pangan yang digodok saat ini terancam gagal.

“Iye, padi kami kebanyakan yang rusak, ini merupakan bibit bantuan dari pertanian dan rata-rata yang tanam bibit bantuan pemerintah mengalami hal yang sama,” kata Ilham, salah satu petani di Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, Kamis (02/04/2026).

Menanggapi persoalan itu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kelurahan Salubattang, Rizal SP, mengatakan biasanya padi yang dimaksud daunnya kuning dan lama-lama akan hangus.

Kendati demikian, selaku penyuluh sebelumnya akan melakukan kroscek langsung di lokasi yang dimaksud.
Sebab, fenomena tersebut kata Rizal, bisa saja dikarenakan hama pengganggu tanaman.

“Saya sudah cek langsung ke lokasi yang dimaksud, teridentifikasi padi yang dimaksud terserang penyakit busuk leher yang disebabkan jamur.Saya sudah koordinasikan persoalan ini ke petugas POPT, berikut lampiran dokumentasi di lapangan. Nanti, bagian POPT yang membawa obatnya,” tutup Rizal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!