Harga Emas Mahal, Nasabah Ramai di Pegadaian
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Kepala Cabang (Kacab) PT. Pegadaian Kota Palopo, Erik mengatakan bahwa kenaikan harga emas terjadi beberapa bulan terakhir. Sesuai pantauan PT. Pegadaian, terjadi juga peningkatan jumlah nasabah yang menggadaikan emas.
“Harga emas cenderung naik dari tahun ke tahun, bahkan tahun ini saja sudah naik hampir 37%. Jika kita membeli emas dari awal, uang Rp1.000.000 sekarang sudah menjadi Rp1.370.000,” kata Erik saat ditemui Indeksmedia di ruang kerjanya, Senin (08/09/2025).
Kenaikan harga emas tersebut tidak hanya menguntungkan masyarakat namun juga berdampak ke PT. Pegadaian Jalan Andi Kambo Kota Palopo, seperti yang terekam pagi hingga sore tadi.
Menurut Erik, besarnya jumlah pinjaman yang didapat nasabah akan disesuaikan pada nilai taksiran emas yang digadaikan.
“Pertumbuhan pencapaian tahun ini sudah mencapai sekitar 23,5%, didorong kenaikan harga emas yang mencapai kurang lebih 35%,” kata Erik saat ditemui Indeksmedia di ruang kerjanya, siang tadi.
Data terbaru menunjukkan peningkatan jumlah nasabah yang menggadaikan emas, memanfaatkan momentum harga tinggi.
Erik menjelaskan, Pegadaian Kota Palopo mencatat beberapa faktor utama yang mendorong masyarakat menggadaikan emas.
Selain harga yang menggiurkan, kebutuhan dana mendesak untuk keperluan konsumtif dan biaya pendidikan anak juga menjadi alasan utama.
“Masyarakat juga memanfaatkan dana dari Pegadaian untuk investasi, khususnya dengan membeli cicilan logam mulia atau membeli tunai di gerai Galeri 24 Pegadaian,” tambah Erik.
Menghadapi lonjakan permintaan gadai emas, Pegadaian Kota Palopo telah mengambil langkah antisipasi dengan menyiapkan dana tunai dan non-tunai.
“Saat ini-kan banyak nasabah yang sudah menggunakan nomor rekening bank. Selain itu, kami juga telah meningkatkan kapasitas penyimpanan emas untuk memastikan keamanan barang jaminan,” tegas Erik.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk bijak menyisihkan 5-20% penghasilan untuk membeli emas.
Ia menambahkan, dalam jangka 5 tahun ke depan, harga emas berpotensi mencapai Rp2,5 juta hingga Rp3 juta, asalkan kondisi geopolitik stabil. Namun, jika terjadi perang atau pandemi, harga emas bisa naik lebih tinggi lagi, “pungkas Erik.(Andri)




Tinggalkan Balasan