Jelang HUT Kemerdekaan RI ke-80, Penjual Bendera Mulai Bermunculan di Luwu Timur

Gie

LUWU TIMUR, INDEKSMEDIA.ID – Menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Negara Republik Indonesia (RI) ke-80, penjual bendera mulai bermunculan di sepanjang jalan utama Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Salah satunya adalah Misnar, warga Kecamatan Malili, yang rutin menjajakan bendera setiap tahunnya sejak 2023. Ditemui di lapaknya yang berada di area sekitar Islamic Centre pada Rabu (30/7/2025), ia mengaku sudah mulai berjualan pada pertengahan bulan Juli 2025.

“Saya mulai tanggal 16 bulan ini,” ujarnya.

Misnar merupakan salah satu dari empat penjual bendera yang ditemui di Kabupaten Luwu Timur. Dua lapak di antaranya milik sendiri, yang berada di dekat lapangan upacara dan di sekitar Islamic Centre.

“Untuk tahun ini yang saya lihat baru ada empat penjual bendera di sekitar Malili, dan dua itu punya saya,” ungkapnya.

Dalam sebulan berjualan, Misnar bisa meraup omzet hingga Rp8 juta. Kendati begitu, penghasilannya tidak menentu setiap penjualan.

“Paling tinggi per hari bisa dapat Rp400 ribu, tapi pernah juga hanya Rp30 ribu, atau bahkan tidak ada pemasukan sama sekali,” jelasnya.

Bendera yang dijual beragam, mulai dari yang harganya Rp25 ribu hingga Rp40 ribu. Ada yang dijahit sendiri, ada pula yang dipesan khusus. Ia pun mengaku tak segan memberi potongan harga jika ada pembeli yang menawar.

“Kalau ada yang nawar Rp20 ribu, yah saya kasi saja,” ucapnya sambil tersenyum.

Misnar menilai antusiasme masyarakat dalam membeli bendera cukup lumayan. Beberapa membeli satuan, namun ada juga yang membeli dalam jumlah banyak untuk keperluan kantor.

“Ada yang ambil sampai 10 sampai 12 bendera, biasanya untuk dipasang di kantor,” ujarnya.

Diketahui, Misnar biasanya menutup lapaknya setiap sore sekitar pukul 16.00 Wita atau usai salat ashar. Sementara untuk musim 17-an tahun ini, ia berencana tutup lapak tiga hari sebelum puncak peringatan. (RR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!