Kisah Bocah 9 Tahun Asal Joneponto Mengemis Demi Kebutuhan Sekolah di Palopo
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Di tengah hiruk pikuk kawasan pusat niaga Kota Palopo, seorang anak perempuan duduk bersila di atas trotoar, membawa tas kecil dan mengenakan seragam sekolah yang lusuh.
Usianya baru 9 tahun. Alih-alih bermain atau berlibur, ia justru berada di jalan untuk meminta belas kasih pengendara yang lewat. Tujuannya sederhana namun menyayat hati “ingin tetap sekolah”.
Ia adalah R, bocah asal Kabupaten Joneponto yang masih duduk di bangku kelas 4 di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kota, namun kebutuhan dasarnya sebagai siswa masih belum terpenuhi.
“Mauka beli buku tulis. Mau mi ka naik kelas 4 nanti tapi tidak ada buku baruku,” ucapnya lirih, Senin (7/7/2025).
Ia mengatakan sudah terbiasa menggunakan buku lamanya berulang kali karena keterbatasan ekonomi. Ia juga menyebut pendapatannya sehari-hari hanya cukup untuk kebutuhan kecil.
“Biasa saya dapat 5-7 ribu. Buku lamaku mi saja ku pake, karena tidak ada uang,” katanya pelan sambil menunduk.
R adalah anak kelima dari enam bersaudara. Ayahnya bekerja sebagai tukang bangunan, sementara sang ibu harus menetap di rumah untuk mengurus adik bungsunya yang masih bayi. Seragam sekolah yang dikenakannya pun sudah tak layak, tapi ia mencoba tetap merawatnya.
“Iye, mauka juga beli rompi dan rok. Kalau baju putihnya masih bisaji kupakai,” ujarnya.
Ketika ditanya soal Satpol PP, R langsung terlihat waspada. Ia menyebut dirinya dan teman-temannya sering panik jika melihat petugas mendekat.
“Kalau na liatki Satpol PP, langsungki na kasi masuk di mobil dan dikasi pulangki ke rumah,” jelasnya.
Ia juga sempat bercerita tentang salah satu temannya yang diamankan petugas karena kedapatan mengemis bersama adiknya. Teman itu, kata R, sempat tinggal selama seminggu sebelum dijemput orang tuanya.




Tinggalkan Balasan