Dinamika Politik Tinggi, Palopo Jadi Fokus Pengawasan Bawaslu RI
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Lolly Suhenty, melakukan kunjungan kerja ke Kota Palopo. Kunjungan tersebut berlangsung dalam rangka kegiatan penguatan kapasitas Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) se-Kota Palopo.
Dalam arahannya pada Selasa (13/5/2025) lalu, Lolly menekankan pentingnya penguatan kinerja jajaran pengawas pemilu di semua lini.
“Kencangkan patroli kita di sini. Kencangkan sosialisasi kita di sini. Kencangkan kolaborasi dengan mitra kita di sini,” ujarnya tegas.
Ia menyoroti tingginya dinamika politik di Kota Palopo yang menurutnya perlu menjadi perhatian serius dalam konteks pengawasan pemilu. Ia menyebut bahwa secara historis, Palopo dikenal sebagai daerah dengan intensitas politik yang tinggi.
“Sejarah mencatat, kota Palopo salah satu daerah yang dinamika politiknya cukup tinggi, kalau di Sulsel mengutip bahasa orang, Palopo itu adalah Texasnya,” kata Lolly.
Lolly mengungkapkan bahwa dinamika politik tinggi di Kota Palopo bukan sekadar anggapan, melainkan terbukti dari sejumlah peristiwa penting yang pernah terjadi
“Coba perhatikan di tahun 2013 ada pembakaran kantor Wali Kota, tahun 2018 lima komisioner KPU Palopo diberhentikan dan tahun 2024 tiga orang lagi yang diberhentikan,” ungkapnya.
Pentingnya ketepatan dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu bahwa setiap tahapan harus dilakukan sesuai prosedur, tata cara, dan mekanisme yang telah ditetapkan.
“Pengawasan harus tepat, mulai dari prosedur, tata cara, hingga mekanisme. Cara kita bekerja sudah memiliki alat kerja yang jelas,” jelasnya.
Tak hanya itu, pentingnya pemahaman yang menyeluruh terhadap alat kerja pengawasan oleh seluruh jajaran pengawas. Ia meminta para pengawas di tingkat kecamatan dan kelurahan/desa untuk tidak hanya memahami, tetapi juga mampu membimbing tim di bawahnya.
“Pastikan rekan-rekan memahami dan mampu membimbing jajaran di bawahnya dalam menggunakan alat tersebut,” tandasnya.




Tinggalkan Balasan