“Gepeng” Kuasai Palopo, Belum Ditindaki Dinsos

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID-“Gepeng” adalah singkatan dari “gelandangan dan pengemis”.

Istilah ini merujuk pada orang-orang yang hidup mengembara dan juga mencari nafkah dengan meminta-minta.

Di Palopo, kehidupan anak jalanan semakin memprihatinkan.

Diberbagai sudut kota, anak-anak terlihat berkeliaran di lampu merah, pasar, hingga warung-warung kopi untuk mengais rupiah dengan mengamen, menjual tisu, atau sekadar meminta belas kasihan.

Tidak hanya anak-anak dan remaja bahkan kebanyakan dari mereka yang sudah berusia lanjut.

Sepertinya Gepeng sudah menguasai kota yang bertajuk Idaman.

Ironisnya lagi, hingga kini belum ada tindakan yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) selaku instansi yang membidangi persoalan tersebut.

Sebenarnya persoalan tersebut bukan hal baru, namun belum ada langkah konkret dan berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk mengatasinya.

Padahal, keberadaan mereka mengandung persoalan serius, mulai dari hak anak, eksploitasi, hingga risiko putus sekolah dan kekerasan jalanan.

“Banyak dari mereka tidak lagi sekolah, bahkan ada yang menjadi tulang punggung keluarga. Ini sangat memprihatinkan karena masa depan mereka jadi taruhannya,” ujar salah satu pengendara motor yang melintas, Kamis (17/4/2025).

Hasil pantauan di lapangan, anak-anak ini rata-rata berusia antara 7 hingga 15 tahun.

Mereka menghabiskan waktu berjam-jam di jalan tanpa pengawasan, rentan terhadap bahaya lalu lintas, pelecehan, hingga pergaulan bebas.

Tidak sedikit dari mereka yang juga menjadi korban eksploitasi oleh oknum dewasa. Ironisnya, beberapa di antaranya tampak berada di jalanan hingga larut malam.

Diharapkan, Pemkot Palopo segera mengambil langkah strategis, termasuk membentuk unit khusus penanganan anak jalanan, menyediakan rumah singgah, dan membuka akses pendidikan nonformal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Sosial Kota Palopo terkait jumlah pasti anak jalanan maupun upaya sistematis yang sedang atau akan dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!