Resmi Tersangka, 97 Napi Korban Pengiriman NK Sambut Kedatangan Adhy Nuryadin
GOWA,INDEKSMEDIA.ID – Adhy Nuryadin, akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka peredaran narkoba jenis sabu di wilayah hukum Polresta Gowa, Polda Sulsel.
Penetapan status tersangka terhadap Adhy Nuryadin, setelah dilakukan gelar perkara, yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Polresta Gowa, Kompol Ismail SH MM, didampingi para perwira dan penyidik senior serta dihadiri seksi Siwas Polresta Gowa, berlangsung di ruangan Sat Res Narkoba Polresta Gowa pada Rabu (07/10/2026).
Adhy Nuryadin, terbukti menguasai dan diduga kuat mengedarkan barang haram jenis sabu di Kabupaten Gowa, Sulsel.
“Iya, giat gelar Perkara ini merupakan penetapan tersangka terhadap Adhy Nuryadin, tentang dugaan tindak Pidana Narkotika dengan dasar Laporan Polisi LP/A/223/X/SPKT/Polresta Gowa/Polda Sulawesi Selatan, tanggal 10 Oktober 2026,” kata Ismail, Sabtu (10/10/2026).
Kini, Adhy Nuryadin telah resmi ditahan sebagai tersangka dan ditempatkan di Ruang Tahanan Titipan (Tahti) Polres Gowa.
“Saat ini kami masih merampungkan semua Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk selanjutnya dikirim atau dilimpahkan ke Kejari Gowa,” terangnya.
Menarik dari perjalanan kasus Adhy Nuryadin, sebab sebelumnya sebanyak 97 Narapidana (Napi) pernah menjadi korban pengiriman ke Nusa Kambangan (NK), ulah dari Adhy Nuryadin.
Informasi yang diperoleh Indeksmedia, dari sejumlah mantan Napi yang kini telah menghirup udara segar menyebutkan bahwa, Adhy Nuryadin saat ini tengah ditunggu para korban (Napi) pengiriman NK.
“Ya, sudah begitu perjalanan hidup. Siapa yang menanam pasti akan mendapatkan buah, seperti itulah yang kini tertuju ke Adhy Nuryadin,” ucap salah satu mantan Napi yang enggan ditulis namanya menanggapi status tersangka Adhy Nuryadin.
Pria berkepala plontos itu juga mengaku bahwa sepak terjang Adhy Nuryadin di Luwu Raya bahkan Sulsel, bukan perbuatan baik, melainkan menjerumuskan orang-orang yang selana ini membantu dirinya.
“Setahu saya, sudah banyak pejabat di Luwu Raya bahkan Sulsel yang resah dengan ulah anak ini (Adhy Nuryadin). Bahkan, pengancaman, intimidasi hingga pemerasan semua dilakukan tanpa melihat satu kebaikan dari orang yang pernah membantunya,” tutup pemuda yang pernah juga pecandu narkoba.




Tinggalkan Balasan