Masalah Gepeng di Palopo Belum Tuntas, Anak di Bawah Umur Rawan Kecelakaan
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Masalah gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Palopo belum juga terselesaikan. Anak-anak di bawah umur kini mendominasi aktivitas di jalanan dan dinilai sangat rentan terhadap kecelakaan lalu lintas.
Keberadaan mereka terpantau di sejumlah titik strategis, mulai dari lampu merah Jenderal Sudirman dan Binturu, kawasan pertokoan, perkantoran, hingga area Lapangan Pancasila. Aktivitas tersebut berlangsung hampir setiap hari, terutama pada jam-jam sibuk.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius, mengingat anak-anak tersebut beraktivitas di tengah arus kendaraan yang padat. Risiko kecelakaan, termasuk potensi terlindas kendaraan, menjadi ancaman nyata yang mereka hadapi di lapangan.
Fakta tersebut terpantau langsung dari hasil pemantauan tim Indeks Media pada Minggu malam (5/4/2026), yang menemukan sejumlah anak masih berkeliaran di jalan tanpa pengawasan.
Hingga saat ini, penanganan oleh dinas terkait dinilai belum menyentuh akar persoalan. Upaya yang dilakukan masih bersifat reaktif, terbatas pada penertiban di lapangan tanpa diiringi solusi jangka panjang yang berkelanjutan.
Minimnya program lanjutan serta belum adanya langkah sistemik yang terintegrasi menjadi salah satu faktor utama persoalan ini terus berulang.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Sosial Palopo, Kurniawan, mengakui adanya kendala dalam proses penertiban di lapangan. Ia menyebut, upaya yang dilakukan kerap terkendala karena anak-anak tersebut langsung menghindar saat petugas datang.
“Terkait maraknya aktivitas anak di bawah umur di jalan, tadi kami dipimpin langsung oleh Ibu Kadis. Namun saat kami terlihat oleh mereka, mereka langsung melarikan diri,” ungkap Kurniawan kepada wartawan, Senin (6/4/2026). (Andri)




Tinggalkan Balasan