Diduga Ada P3K Fiktif di Purangi, Warga Minta Pemkot Palopo Turun Tangan
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Daftar nama Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kota Palopo, khususnya di Kelurahan Purangi, Kecamatan Sendana, menjadi sorotan publik. Sejumlah nama yang dinyatakan lulus disebut-sebut tidak pernah aktif berkantor.
Berdasarkan data Panitia Seleksi Nasional, tercatat 13 orang ditempatkan di Kelurahan Purangi. Namun, sebagian nama dipertanyakan karena diduga tidak pernah terlihat menjalankan tugas di kantor kelurahan.
Tokoh pemuda Kecamatan Sendana, Sumardin, menyebut bahwa masyarakat mengetahui siapa yang benar-benar bekerja dan siapa yang hanya tercatat sebagai P3K fiktif.
“Seharusnya Kepala BKSDM melakukan verifikasi ulang terhadap nama-nama yang tidak aktif berkantor tapi tetap jadi P3K,” ucapnya, Rabu (1/10/2025).
Hal senada disampaikan tokoh pemuda Sendana lainnya, Mustarif. Ia meragukan keaktifan sejumlah nama yang lulus P3K di Purangi.
“Nda pernah saya lihat berkantor mereka. Mungkin hanya dibuatkan saja SK honorer itu,” kata Mustarif.
Lurah Purangi, Nurwani, tidak menampik bahwa tidak semua pegawai hadir setiap hari. Ia menjelaskan ada sistem piket yang diberlakukan di kantornya.
“Berkantor memang, tapi tidak masuk tiap hari. Saya beri jadwal piket,” jelas Nurwani.
Sebelumnya, Kepala BKSDM Palopo, Irfan Dahri, menegaskan bahwa nama-nama yang tidak aktif akan diproses sesuai aturan dan berpotensi tidak mendapatkan NIP.
“Bagi yang tidak aktif, laporan resmi ke BKPSDM diperlukan. Jika tidak aktif, penerbitan NIP tidak akan diajukan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Irfan Dahri memastikan pihaknya akan melakukan verifikasi ulang terhadap nama-nama yang dipersoalkan masyarakat sebelum penerbitan NIP.
“Nanti kami turun melakukan verifikasi kembali sebelum penetapan NIP berdasarkan aduan,” tandasnya.




Tinggalkan Balasan