Ricuh di Bua Luwu, 9 Pelaku Tawuran dan Penyerangan Rumah Kades Ditangkap!
LUWU, INDEKSMEDIA.ID – Aparat kepolisian mengamankan sembilan orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran sekaligus penyerangan terhadap rumah Kepala Desa Padangkalua, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Penangkapan ini dilakukan setelah serangkaian insiden yang meresahkan warga dalam beberapa hari terakhir.
Kasatreskrim Polres Luwu, Iptu Muh Ibnu Robbani, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah terduga pelaku yang diduga kuat terlibat dalam aksi tersebut. Ia menyebut, penanganan kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap keterlibatan pihak lain.
“Sudah diamankan, ada 9 orang. Mereka diduga terlibat kasus tawuran dan pelemparan rumah salah satu kepala desa di Bua,” kata Iptu Ibnu, Minggu (29/3/2026).
Ia mengungkapkan, peristiwa tersebut bermula dari aksi pelemparan terhadap mobil BRI Link milik Kepala Desa Padangkalua, Ummi, yang terjadi pada Rabu malam. Tidak lama berselang, aksi serupa kembali terjadi dengan sasaran rumah milik kades tersebut.
“Kasus ini terjadi pada Rabu malam lalu, bermula dari pelemparan mobil BRI Link milik Kades Padangkalua, Ummi. Beberapa jam setelah mobilnya dilempari, rumah Ummi kembali dilempari sekelompok warga,” katanya.
Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan oleh para pelaku saat melakukan aksi penyerangan. Barang bukti tersebut kini tengah didalami untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
“Tim menemukan sejumlah barang bukti yang diduga dipakai para pelaku melakukan pelemparan mobil BRI Link dan rumah kades Padangkalua, seperti batu dan busur. Dan selanjutnya, kami melakukan penanganan kasus ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ibnu menyebut bahwa dalam beberapa hari terakhir, wilayah Kecamatan Bua memang diwarnai aksi tawuran antar kelompok warga. Kondisi tersebut membuat aparat kepolisian meningkatkan pengamanan guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.
“Beberapa hari terakhir terjadi tawuran melibatkan dua kelompok warga di Kecamatan Bua. Bahkan, dalam dua hari terakhir, tawuran masih berlangsung sehingga aparat Kepolisian meningkatkan pengamanan,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan