Viral Remaja Paksa Adiknya Ngamen di Jalan Raya Palopo, DPRD: Itu Eksploitasi Anak
PALOPO, INDKESMEDIA.ID – Sebuah video memperlihatkan seorang remaja perempuan diduga memaksa adiknya untuk mengamen di jalan raya Kota Palopo viral di sosial media. Pada video tersebut, anak kecil itu nampak mendagangkan jualan di jalan yang sedang padat kendaraan.
Kejadian tersebut berlangsung di perempatan traffic light Kantor Wali Kota Palopo, Jalan Jendral Sudirman, Keluraha Tompotika, Kecamatan Wara.
Dalam video berdurasi kurang dari satu menit terlihat seorang anak perempuan berusia sekitar 5 hingga 10 tahun dibentak dan dipaksa meminta uang kepada pengguna jalan, sementara seorang remaja perempuan yang diduga adalah kakaknya asik bermain handphone.
Baca Juga: Penertiban Gepeng Mandek, Satpol PP Singgung Peran Dinas Sosial
Ketua Komisi A DPRD Kota Palopo, Aris Munandar angkar bicara terkait video viral tersebut. Dia mengecam keras tindakan tersebut dan meminta pemerintah segera melakukan langkah tegas.
“Saya sangat menyayangkan apapun bentuk eksploitasi terhadap anak, seperti kejadian di perempatan traffic light Kantor Wali Kota, di mana seorang perempuan yang diduga kakak dari anak yang berusia 5–10 tahun menyuruhnya melakukan aktivitas mengemis atau meminta-minta di jalan raya,” ujarnya kepada Indeksmedia, Jumat (30/5/2025).
Selain menyoroti aspek perlindungan anak, Aris Munandar menganggap kejadian seperti video viral tersebut merupakan hal yang mengganggu ketertiban umum.
“Kejadian ini tentu mengganggu ketertiban umum, keamanan, dan kelancaran lalu lintas,” tambahnya.
Baca Juga: Gepeng Masih Marak di Palopo, Pemkot Diminta Lakukan Penanganan Serius!
Aris mendesak pemerintah kota Palopo, khususnya dinas terkait agar segera turun tangan dan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas tersebut.
“Pemerintah dalam hal ini dinas terkait harus hadir dalam hal pemantauan, pengendalian, dan pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan tersebut,” tegasnya.





Tinggalkan Balasan