Terbentur Kepentingan, Kejari Palopo Siap-siap ‘Diremuk’ Tiga Lembaga
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Sulaeman HT, selaku pelapor kasus PSU Pilwalkot Palopo, saat ini tengah menuyusun dokumen sebagai langkah awal melaporkan Kejari Palopo ke Jamwas RI.
Itu sebagai bentuk kekecewaan Sulaeman atas kinerja Kejari Palopo yang terkesan menutup-nutupi laporannya terkait temuan ijazah palsu yang memneyebabkan terjadinya PSU di Kota Palopo, hingga ditemukan kerugian negara sebanyak kurang lebih Rp22 miliar.
Menanggapi hal itu, Aktivis Tana Luwu, Yertin Ratu menilai langkah pelapor untuk mendapatkan keadilan patut diacungi jempol.
Yertin, kemudian menyarankan selain Jamwas pelapor harus menyiapkan pondasi lain, yakni ke Komisi Kejaksaan serta Ombudsman RI.
Tiga lembaga yang bertugas sebagai pengawas sekaligus pemeriksa terhadap kinerja jaksa di seluruh Indonesia tersebut diyakni akan meremuk oknum-oknum jaksa yang dianggap tidak bekerja dengan baik atau ada kepentingan dalam kasus yang ditangani.
“Tiga lembaga yang dimaksud (Jamwas, Komisi Kejaksaan, Ombudsman) saya yakini bisa menjawaba apa yang terjadi pada kubu Kejari Palopo dan mengapa sampai sekarang kasus PSU belum juga ada titik terang. Saya juga menganggap ketiga lembaga yang nantinya sebagai wadah keluhan pelapor merupakan pilihan terbaik,” kata Yertin Ratu, menanggapi Rabu (11/02/2026).
Sedikit menoleh kebelakang, lanjut Yertin dalam kisruh Pilwalkot Palopo kemarin yang berujung pada PSU, Kejari Palopo tergabung dalam Sentra Gakkumdu.
“Nah, bukankah ini bisa jadi dasar pelaporan adanya Conflict of interest (benturan kepentingan) sehingga Kepala Kejaksaan (Kejari) Palopo terkesan menutup-tutupi sejauh mana kasus ini telah terproses.
Terpisah, Sulaeman yang dikonfirmasi menjelaskan terkait laporannya ke Jamwas telah tersusun rapi dan siap terbangkan ke lembaga yang dimaksud.
“Adapun rekomendasi yang disampaikan rekan kami Yertin, akan kami tindak lanjuti dan menyusun kembali dokment tersebut sebagai dasar pelaporan kami ke Komisi Kejaksaan serta Ombudsman. Sekali lagi, terima kasih kepada seluruh pihak yang tak henti-hentinya menyuarakan keadilan demi kesejahteraan kita bersama,” tutup Sulaeman.




Tinggalkan Balasan